Ticker

6/recent/ticker-posts

Evaluasi Besar Respons Banjir Aceh, Human Initiative Gandeng Berbagai Pihak Perkuat Strategi Pemulihan

Aceh Utara, mitra86sergap.com

Human Initiative (HI) terus memperkuat komitmennya dalam merespons bencana banjir di Aceh dengan menggelar lokakarya pembelajaran program sebagai upaya evaluasi dan peningkatan kualitas penanganan ke depan.

Memasuki fase transisi pemulihan, Human Initiative tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga mendorong pemulihan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak. Wilayah intervensi HI mencakup sejumlah kabupaten, yakni Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

Program Manager Human Initiative wilayah Aceh, Nasharuddin, menjelaskan bahwa berbagai intervensi telah dilakukan, meliputi sektor pangan, non-pangan, penyediaan air bersih, hunian sementara, pengelolaan pengungsian, hingga pemulihan fasilitas umum.

“Secara khusus di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, kami menjalankan program pengelolaan air bersih, distribusi bantuan non-pangan seperti bedding kit dan alat kerja komunitas, serta program cash for work yang melibatkan masyarakat dalam pemulihan lingkungan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari evaluasi program, Human Initiative bersama CRS Indonesia menggelar Lokakarya Pembelajaran Program pada Kamis (30/4/2026) di Aula MK Mulia Hotel, Lhoksukon, Aceh Utara.
Menurut Nasharuddin, kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi berbagai pembelajaran dari respons yang telah dilakukan, khususnya di Desa Geudumbak, guna memperkuat strategi penanganan bencana di masa mendatang.

Lokakarya tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara Fakhruradhi, BPBD Aceh Utara, Pemerintah Kecamatan Langkahan, Pemerintah Desa Geudumbak, perwakilan masyarakat, serta organisasi non-pemerintah (NGO).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara, Fakhruradhi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya maksimal dalam proses pemulihan pascabencana, serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Sinergi antara pemerintah dan lembaga non-pemerintah seperti Human Initiative sangat penting untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak,” katanya.

Sementara itu, Nasharuddin menegaskan bahwa lokakarya ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran organisasi agar ke depan intervensi yang dilakukan semakin efektif dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antar pihak semakin kuat, kapasitas penanganan bencana meningkat, serta tercipta sistem respons yang lebih tangguh dan adaptif dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Abuyan

Posting Komentar

0 Komentar