Ticker

6/recent/ticker-posts

MAHASISWA KOK MERENGEK...!!! Sabirin Siahaan : Buat Aksi Damai Tutup Mulut, Mogok Kuliah, Duduki Gedung DPR & Manginap Dipendopo Sampai Terbayar




ACEH,Subulusalam,Mitra86 Sergap - Ketua DPD LSM Pendidikan Noorwangsanegara Prov. Aceh Sabirin Siahaan merasa Aneh dan Geli menyikapi Permohonan dan Ancaman Adik - adik Mahasiswa dari Subulussalam yang Kuliah di Banda Aceh terkait persoalan tunggakan pembayaran sewa asrama putra, bahkan Mengancan akan turun ke jalan melakukan aksi bila tidak segera dibayar, Selasa ( 13/6/2024 )

Sama hal nya dengan belum dibayarnya Beasiswa jalur Prestasi, Tugas akhir, dan jalur Badan dayah kota Subulussalam Tahun Anggaran 2023, sementara para mahasiswa itu tau Amprah sudah di tanda tangani itupun tidak bisa mereka terima hingga tahun 2024. Aneh, Lucu, Geli saya mendengarnya, ujarnya

Mereka itu Mahasiswa Anak pribumi kota Subulussalam, jumlah mereka banyak, kok Merengek dan bisanya Mengancam turun kejalan. Ini jaman bukan Ancam - mengancam, apa lagi Merengek dan Bermohon, yang mereka tagih itu Hak mereka, Anehkan..., katanya

Kami dari LSM Pendidikan bukan bermaksud Mempropokasi, kita menyuarakan yang Hak. Merengek dan Mengancam aksi turun kejalan itu gak bakalan digubris, kalau pun digubris paling dijanjikan lagi dan itu sudah Berkali - kali dilakukan pemangku kebijakan Pemko ini, hasil nya apa.., Nihil sampai sekarang tahun 2024, Mahasiswa... Mahasiswa..., keluhnya

Jangan Merengek, malu kita. Buat aksi serentak Duduki Gedung DPR, penuhi Pendopo Walikota menginap disana, jangan beranjak sebelum dibayar. Tidak usah Berorasi, apa lagi anarkis. Cukup datang, penuhi gedung, menginap, undang semua Rekan - rekan Wartawan, LSM, dan Ormas di kota Subulussalam, Viralkan, katanya

Negeri sada kata Kota Subulussalam ini terlilit utang, kita sedang devisit, dan Lain - lain alasan yang mungkin diutarakan oleh pemangku kebijakan dengan maksud menenangkan agar bisa kembali menabur janji. Jangan dengarkan, tetap ditempat dan tunggu sampai teralisasi. Terlepas alasan apapun, tuntutan Mahasiswa wajib menerima Haknya. Jangan ragu...!!! malu kalau Mahasiswa Merengek dan sekedar Mengancam, katanya

Jangan keliru, anggaran itu tidak sangkut di Disdik dan di MPD. Semua persyaratan administrasi sudah diselesaikan kedinas terkait. Jadi jangan tuding ke dua lembaga itu penyebabnya, tegasnya

Untuk diketahui, sumber berita online, Rp1,3 miliar anggaran beasiswa Pemko Subulussalam TA 2023 menyasar 700 mahasiswa DIV, S1, S2 dan S3 yang kuliah di berbagai Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (PTN/S) di Aceh, Sumut dan provinsi lain. Lima kategori penerima, miskin, prestasi, tugas akhir, tahfizul quran 30 juz dan guru pengabdian dayah.

Selanjutnya, Beasiswa Pemko dengan pelaksana MPD mulai digulirkan tahun 2017, sebelumnya 2007 hanya bersifat bantuan. Semula senilai Rp700 juta untuk tiga kategori, yakni miskin, prestasi dan tugas akhir S1 dan S2, 2019 bertambah kategori tahfiz dan 2020 hingga kini ditambah kategori Guru Pengabdian Dayah;

Sebanyak 700 penerima beasiswa 2023, kategori miskin D.IV dua dan S.1 63 orang, @Rp1.500.000,- lalu prestasi D.IV empat orang dan S.1 178 orang, @Rp1.700.000, S.2 55 dan S.3 tujuh orang, @Rp3.250.000.

Untuk tugas akhir D.IV satu dan S.1 275 orang, @Rp1.250.000, S.2 48 orang, @Rp3.000.000,- dan S.3 dua orang, @Rp2.550.000. Tahfiz S.1, S.3 tujuh orang, @Rp7.500.000 dan Guru Pengabdian Dayah S.1 58 orang, @Rp2.500.000,- , tutup Sabirin Siahaan ketua LSM Pendidikan itu.

Pewarta :ip

Posting Komentar

0 Komentar