Ticker

6/recent/ticker-posts

Enam Pilar SPMT Untuk Menggerakkan Proses Transformasi Standarisasi Layanan Pelabuhan Nonpetikemas di Indonesia



Medan., Mitra 86 Sergap 

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) melaksanakan  enam pilar dalam proses standarisasi dan transformasi  layanan pelabuhan  meliputi: proses bisnis, sumber daya manusia (SDM), teknologi, peralatan, infrastruktur, dan health, safety, security, and environment (HSSE).
Proses transformasi ini bertujuan untuk melakukan standarisasi layanan di seluruh pelabuhan serta sebagai upaya untuk turut berperan dalam menurunkan biaya logistik nasional.pada Selasa 15/05/2024.

Direktur SDM SPMT, Edi Priyanto menyampaikan bahwa mengacu pada pilar transformasi yang dilaksanakan SPMT, SDM  memegang peranan penting dalam proses transformasi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
 
Seperti layanan yang terbaik bagi para pengguna jasa, strategi bisnis perusahaan dilakukan dengan penyelarasan tata kelola organisasi yang agile, efektif, dan efisien serta optimal.

Selanjutnya,sesuai kebutuhan bisnis, penguatan implementasi budaya perusahaan yang melibatkan seuluruh unsur organisasi, serta implementasi arsitektur perusahaan dan IT Master Plan melalui aplikasi human capital management yang terintegrasi untuk pengembangan karir dan kompetensi SDM,” terang Edi yang didampingi Humas SPMT Fiona Sari Utami, Selasa (14/5/2024) di Belawan.

SPMT berpedoman terkait Surat Edaran Menteri BUMN No SE-1/MBU/01/2024 tentang Employee Well-being Policy (EWP) di Lingkungan  Badan Usaha Milik Negara dan  terus berupaya untuk mendorong implementasi program employee well-being di lingkungan perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup SDM.

SPMT menuntut SDM baik dalam  aspek mental, aspek finansial dan cara meningkatkan awareness karyawan dalam manajemen keuangan melalui program sharing session serta pembekalan persiapan pensiun.
Kemudian aspek sosial,aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitarnya sehingga diharapkan dapat mendukung terwujudnya hubungan industrial yang semakin sehat, harmonis dan kolaboratif yang mampu
 mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan yang berkelanjutan,sebut Edi ( Ban ).

Posting Komentar

0 Komentar