SUBULUSSALAM — Ketegasan dan kejujuran Kepala Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Muhammad Ali Sabana atau yang akrab disapa Pindong, patut diacungi jempol dan dijadikan teladan. Ia secara tegas menolak pemberian uang sebesar Rp2,5 juta yang diduga diserahkan oleh pihak manajemen pabrik kelapa sawit PT Global Sawit Semesta (GSS) yang beroperasi di wilayahnya.
Kepada awak media, Pindong menyampaikan bahwa pihak perusahaan menyerahkan uang tersebut dengan alasan yang disebut sebagai “uang taktis”, seolah-olah merupakan pemberian rutin atau dana bantuan diam-diam dari perusahaan. Namun, ia menegaskan menolak pemberian itu berkali-kali karena menyadari risiko besar yang tersembunyi di baliknya.
“Saya menolak uang itu karena saya takut nanti dianggap sebagai uang tutup mulut. Sebelum masalah terjadi, alangkah baiknya saya sampaikan sekarang secara terbuka,” ujar Pindong dengan lugas.
Ia menegaskan, keberadaan PT Global Sawit Semesta yang beroperasi di kawasan Lae Kombih, Desa Dasan Raja, setiap hari berproduksi dan berdampak langsung pada lingkungan warga. Oleh karena itu, ia menuntut perusahaan tidak hanya memberikan uang saku, melainkan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.
Pindong juga menyampaikan beberapa tuntutan warga kepada pihak perusahaan:
- Pekerja harian harus diprioritaskan dari masyarakat Desa Dasan Raja, bukan mendatangkan tenaga kerja dari luar dan kalau itu terjadi sebaiknya perusahaan menjauh dari desa dasan raja tandas "pindong.
- Masalah limbah, asap, dan polusi wajib segera diatasi dengan sungguh-sungguh agar warga tidak merasa terganggu dan hidup dalam kecemasan;
- Permohonan bantuan dari pemuda dan warga yang membutuhkan dukungan hendaknya ditanggapi dengan baik dan terbuka, bukan disembunyikan dalam pemberian yang mencurigakan.
Tindakan Pindong ini dinilai sangat langka dan terpuji di tengah praktik yang kerap terjadi, di mana oknum--oknum justru menerima pemberian dari perusahaan demi kepentingan pribadi. Sikap ini membuktikan bahwa ia memegang teguh amanah rakyat dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas keuntungan sesaat.
Warga Desa Dasan Raja berharap ketegasan kepala desa ini menjadi peringatan bagi PT Global Sawit Semesta untuk menjalankan usaha dengan taat aturan, peduli lingkungan, dan menghormati hak-hak warga sekitar, bukan mencoba membungkam suara dengan sejumlah uang.saat awak media kompirmasi pihak perusahaan mengatakan uang taktis it diberikan tidak maksud lain hanya membantu untuk urusan kantor desa saja kata pihak GSS.(IP)****

.png)
0 Komentar