Ticker

6/recent/ticker-posts

BNNP Sumatera Barat berantas kehatan Narkotika dengan memusnahkan 73.387,96 Gram Ganja Kering



Padang, Sumatera Barat, mitra86sergab.com- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat membuktikan keseriusannya dalam memberantas kejahatan narkotika dengan memusnahkan 73.387,96 gram atau sekitar 73,3 kilogram ganja kering di Padang, Kamis (24/9/2026).

Pemusnahan barang bukti skala besar ini berasal dari pengungkapan dua kasus tindak pidana peredaran gelap narkotika lintas daerah yang berhasil dibongkar petugas dalam kurun waktu sebulan terakhir di wilayah hukum Sumatra Barat.

Kasus pertama berawal dari penindakan tegas di kawasan Aia Dadok, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, pada 6 September 2026, di mana petugas menghentikan sebuah mobil Toyota Calya merah yang membawa puluhan paket ganja dalam karung plastik.

Pengembangan intensif dari penangkapan di Pasaman tersebut, petugas sukses mengamankan seorang pria berinisial TRAR di kawasan Kuranji, Kota Padang, yang berperan sebagai pengendali kurir sekaligus pemilik barang haram dengan total berat bersih mencapai 44.084,46 gram.

Tidak berselang lama, kasus kedua menyusul pada 15 September 2026 di kawasan Simpang Pasar Koto Baru, Kabupaten Agam, berkat laporan masyarakat terkait pengiriman ganja lintas provinsi dari Sumatera Utara menuju Sumatera Barat.
Upaya penyergapan sempat berlangsung dramatis karena pengemudi mobil Toyota Rush berinisial SW mencoba melarikan diri dengan menabrakkan kendaraannya ke mobil petugas BNN, sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan bersama 30 paket besar ganja.

Penyelidikan berlanjut hingga meringkus seorang pria berinisial A di kawasan Ganting, Padang Panjang, dengan total berat bersih barang bukti pada kasus kedua ini mencapai 29.853,32 gram.

Kepala BNNP Sumatera Barat, Toton Rasyid, SH, MH, menegaskan bahwa tindakan pemusnahan ini merupakan wujud transparansi dan bentuk pertanggungjawaban hukum sekaligus langkah preventif untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Bumi Minangkabau.

Keberhasilan operasi tangkap tangan ini, menurut Toton, tidak akan terwujud tanpa adanya partisipasi aktif masyarakat serta soliditas sinergi lintas instansi dalam mengawasi jalur distribusi logistik ilegal di wilayah Sumatera Barat.

Melalui tindakan tegas ini, BNNP Sumbar berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya laten narkoba serta kian proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram tersebut.

( Redaksi )

Posting Komentar

0 Komentar