Ticker

6/recent/ticker-posts

Klarifikasi CN: Aktivitas Pemurnian Emas Sudah Berhenti 6 Bulan — Foto dalam Berita Disebut Lama dan Diedit


Patrolikriminal8 | Kuantan Singingi - Tuduhan yang menyebutkan warga berinisial CN mengoperasikan lokasi pemurnian emas di Kenegrian Siberakun, Desa Banjar Lopak, Kecamatan Benai, mendapat bantahan tegas dari pihak yang bersangkutan. 

Menanggapi pemberitaan sebelumnya, CN menyampaikan klarifikasi kepada awak media pada Selasa (18/8/2026), menegaskan ia telah berhenti total dari aktivitas tersebut sejak hampir enam bulan lalu.
 
Sudah Berhenti Sejak Enam Bulan Lalu
 
“Ya, saya sudah lama tidak melakukan aktivitas pemurnian emas. Sudah hampir enam bulan tidak ada lagi pembelian emas. Saya pun jarang berada di rumah. Tapi kenapa media selalu menuduh dan menyorot saya seolah masih beraktivitas?” ungkap CN.
 
Ia kini mengaku sibuk mengurus perkebunan kelapa sawit sebagai sumber penghidupan baru. Kesalahpahaman diduga muncul karena media belum mengetahui perubahan kondisinya.
 
“Semenjak berhenti total, saya sibuk mengurus kebun sawit. Mungkin rekan-rekan media datang, saya tidak ada di rumah, lalu mengira saya masih melakukan aktivitas pembelian emas,” jelasnya.
 
 
CN mempertanyakan keabsahan materi yang digunakan dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, foto yang ditampilkan adalah foto lama yang telah diedit dan disajikan seolah-olah kejadian baru.
 
“Foto yang ada di berita itu foto lama yang diedit. Kok bisa foto lama diedit lalu dimasukkan dalam berita? Kenapa media selalu memojokkan saya terus, padahal saya sudah tidak melakukan aktivitas lagi. Jadi berita yang dimuat menyatakan saya masih beraktivitas itu tidak mendasar dan memfitnah saya,” tegasnya.
 
Dampak Berita, Ditelepon Pihak Kepolisian
 
Akibat pemberitaan tersebut, CN mengaku ditelepon pihak kepolisian, tepatnya Kanit Reskrim Polsek Benai, yang mengira ia masih beraktivitas. Hal ini semakin merugikan nama baiknya yang sebenarnya sudah berhenti beroperasi.
 
CN berharap media lebih teliti dan melakukan konfirmasi langsung sebelum menurunkan berita, agar tidak merugikan nama baik orang yang sudah berhenti dan tidak beraktivitas lagi sebagai pemurni emas. (Tim)

Posting Komentar

0 Komentar