Komandan Kodim (Dandim) 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Dim 0208 Asahan Ny. Vina Ananda Edy Syahputra, S.E., M.M., mengikuti upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Bupati Batu Bara, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat. Nuansa merah putih dan semangat nasionalisme tampak mewarnai rangkaian peringatan kemerdekaan yang diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintahan, personel TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta peserta upacara lainnya.
Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus memimpin jalannya prosesi pengibaran Bendera Merah Putih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan, dilanjutkan pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, serta penghormatan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Kehadiran Dandim 0208/Asahan bersama Ketua Persit dalam upacara tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu bangsa. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi harus diisi dengan kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Semangat gotong royong dan kebersamaan dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Dengan semangat kemerdekaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mengambil peran sesuai bidang masing-masing untuk mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, kuat, mandiri, dan sejahtera.
Bagi jajaran TNI, semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan kemerdekaan akhirnya bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan: mengenang perjuangan para pahlawan, merawat persatuan, dan meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui pengabdian nyata bagi bangsa dan negara.(QDRI)

.png)
0 Komentar