ACEH--SUBULUSSALAM – Dunia maya belakangan ini digegerkan dengan kabar adanya perselisihan yang terjadi antara Wali Kota Subulussalam bersama Wakil Wali Kota Subulussalam. Kabar tersebut bahkan menyebutkan pertengkaran sempat memuncak hingga meja kerja terbalik dan gelas kopi melayang.
Merespons viralnya informasi tersebut, awak media dari Mitra86 Sergap Com pun bergerak langsung menemui Wakil Wali Kota Subulussalam, Nasir SE, guna meminta konfirmasi terkait postingan yang beredar di media sosial Facebook.
Kedatangan awak media pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB disambut ramah dengan senyum khas oleh Nasir SE, yang kemudian mempersilakan awak media duduk di ruang kerjanya.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar perselisihan hingga meja terbalik dan cangkir kopi melayang, Nasir SE membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kejadian itu murni bersifat spontan dan tidak direncanakan sebelumnya.
"Memang sudah lama perasaan ini saya pendam dan sebenarnya ingin saya sampaikan, namun waktu untuk berbicara dengan Wali Kota seolah tak pernah ada. Saya merasa kecewa karena selama ini tidak ada keterbukaan terkait utang-utang masa Pilkada. Beliau berkali-kali menyatakan semua utang sudah lunas dibayarkan, namun faktanya masih muncul tagihan baru. Dari sanalah saya menyimpulkan hal ini terasa plin-plan," ujar Nasir.
Ia melanjutkan, "Saya merasa kesal sekaligus sedih. Saya pun memiliki tim sukses dan kerabat yang perlu saya perjuangkan haknya. Jika kondisinya seperti ini, bagaimana saya bisa membantu orang lain, sedangkan urusan sendiri pun belum tuntas?"
Selain masalah keuangan, Nasir juga menyinggung persoalan mutasi pegawai. "Ketika data mutasi diminta, ternyata banyak nama yang dicoret. Seolah-olah keputusan mutasi itu saya yang atur, padahal kenyataannya tidak demikian. Hal ini membuat tim saya pun kebingungan menghadapi situasi tersebut," ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Nasir berharap hal ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.
Sementara itu, masyarakat luas tentu berharap agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam dapat kembali rukun dan akur. Masyarakat menginginkan kedua pemimpin ini bekerja sama membangun Kota Subulussalam tercinta tanpa lagi ada perselisihan. Masyarakat pun meminta adanya keterbukaan dari pihak Wali Kota terkait urusan mutasi agar tidak menimbulkan dugaan yang tidak berdasar.
Semoga ke depannya, Wali Kota HRB dan Wakil Wali Kota Nasir SE dapat bersinergi dengan baik, menyelesaikan masalah devisit utang dan kekurangan anggaran, serta mewujudkan visi dan misi Wali Kota H. Rasid Bancin secara tuntas. Selain itu, urusan kunjungan kerja ke berbagai tempat sebaiknya lebih sering diserahkan kepada Wakil Wali Kota agar pembagian tugas dapat berjalan lebih efektif dan seimbang.
Pewarta:RED
.png)
0 Komentar