Aceh --Subulussalam – Mitra86 Sergap com --Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam menilai penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah pasca bencana hidrometeorologi berjalan sangat lambat. Dana sebesar Rp17 miliar untuk 1.112 kepala keluarga (KK) sudah diserahkan ke Bank Syariah Indonesia (BSI), namun pencairan hanya berlangsung 20 KK per hari.
Kepala Bidang Penanggulangan dan Rekonstruksi BPBD Kota Subulussalam, Aidi Putra, mengonfirmasi hal tersebut kepada wartawan. Hingga saat ini, baru 405 KK yang menerima dana, padahal sasarannya mencakup perbaikan rumah skala kecil, sedang, hingga besar.
“Kami sudah menyurati pihak BSI, namun belum ada tanggapan jelas. Dengan kecepatan 20 KK per hari, penyaluran akan memakan waktu sangat lama dan merugikan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, perwakilan manajemen BSI menyatakan keterlambatan bukan semata-mata karena kinerja pihak bank. Menurutnya, proses administrasi memerlukan waktu ketelitian. “Memang proses administrasi butuh ketelitian. Kami pun prihatin melihat kondisi penerima yang sampai menunggu berhari-hari,” ujarnya.
Masyarakat dan pihak BPBD berharap ada percepatan agar seluruh dana bantuan dapat diterima tepat waktu tanpa berlarut-larut.
Pewata;IP





0 Komentar