Aceh Timur/www mitra 86 sergap.com
Pemerintah Gampong Seuneubok Aceh Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur menggelar musyawarah penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Gampong(RKPG)tahun anggaran 2026 pada Sabtu 11/04/2026 sekira pukul 14'30 wib.
Acara musyawarah tersebut di gelar di Meunasah setempat yang di hadiri oleh Tuha Peut,Keuchik dan perangkatnya,Imam Gampong,unsur pemuda,para ibu ibu kader,Babinsa Koramil 12/SRY Serda Misyanto,bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya Aiptu Abdi Tiansyah SH dan para mahasiswa KPM Langsa.
Musyawarah RKPG itu di buka langsung oleh ketua Tuha Peut Mohd.Isa.Ismail seterusnya di lanjutkan oleh Keuchik Gampong setempat Muhibuddin syah.
Ketua TPG mengatakan bahwa,penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) adalah forum musyawarah tinggi di tingkat Gampong,untuk merencanakan pembangunan tahunan secara partisipatif,transparan dan akuntabel.
Hal ini perlu di bahas di hadapan publik,menyangkut Anggaran Gampong kali ini anjlok luar biasa dan ini sebagai bukti bahwa tampuk pemerintah Gampong(Keuchik)lebih mengutamakan transparan.
Untuk itu kami berharap dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat nantinya.
Keuchik Gampong Seuneubok Aceh Muhibuddin Syah dalam rapatnya menyampaikan anggaran tahun ini di tahun 2026 turun draktis dan terjadi pemangkasan oleh pemerintah pusat,
sebelumnya anggaran untuk Gampong kita ini mencapai 700 juta lebih,kini di tahun 2026 hanya Rp:347.479,000,-
Oleh sebab itu,seluruh kegiatan fisik dan termasuk gaji non aparatur Gampong serta BLT terpaksa kita perkecilkan.Cetus Keuchik.
Tak hanya itu tambah Keuchik,saya hanya menjalankan segala peraturan yang sudah di sepakati dari tingkat pusat,provinsi,Kabupaten dan Kecamatan,semuanya itu sudah di atur oleh mereka,saya hanya bisa menjalankan.Tegas Keuchik di hadapan publik.
Hal ini perlu saya sampaikan agar seluruh kepala dusun mampu memberikan tanggapan atau keterangan pada masyarakat terkait jumlah anggaran Desa di tahun 2026 nantinya.
Seperti para penerima manfaat BLT pada tahun sebelumnya(2025)mencapai 35 KPM dan perkeluarga menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp:300,000,-/ bulannya,namun untuk tahun 2026 ini Gampong hanya mampu memberikan BLT kepada 24 KPM dengan jumlah Rp: 150.000,-/KPM dan untuk enam bulan.Ujar Muhib.
Muhib berharap,hasil musyawarah RKPG ini mampu menjadi pondasi kuat bagi pembangunan Gampong Seuneubok Aceh pada tahun 2026.
Ia menekankan,kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat adalah KUNCI keberhasilan pembangunan Gampong yang berkelanjutan.Pungkas Muhibuddin Syah.
Acara ini berjalan sukses dan lancar apa lagi di bubuhi dengan tanya jawab dari peserta rapat,dalam kesempatan ini kami juga memberikan kesempatan pada anak anak mahasiswa KPM Langsa untuk memperkenalkan dirinya.
Acara musyawarah ini di tutup dengan pembacaan doa serta foto bersama.
Liputan: Isa.Isma.





0 Komentar