Ticker

6/recent/ticker-posts

Kania Anggareni, Siswa Kelas 3 SD 2 Subulussalam, Berjuang Melawan Penyakit Langka, Butuh Uluran Tangan Kita


 
ACEH --SUBULUSSALAM –Mitra 86 sergab com-- Senyum dan tawa anak berusia 8 tahun ini seharusnya ceria seperti teman-temannya yang lain, belajar dan bermain di sekolah. Namun, nasib berkata lain. Kania Anggareni, siswi kelas 3 di SD Negeri 2 Subulussalam, kini harus berbaring lemah di tempat tidur rumah sakit, berjuang melawan penyakit yang menyerang tubuhnya, sementara orang tuanya berjuang keras demi membiayai pengobatan dan kebutuhan sehari-hari dengan keterbatasan ekonomi yang sangat berat.
 
Kania didiagnosis menderita penyakit pembekuan ginjal serta kadar kalsium dalam darah yang sangat rendah. Akibat kondisi tersebut, kedua kakinya tidak, kedua kakinya tidak mampu menopang berat badan tubuhnya—ia tidak bisa berjalan, bahkan tidak kuat untuk berdiri sendiri. Tubuhnya makin lemah, dan sejak jatuh sakit, ia sudah menjalani perawatan medis selama 3 hari di Rumah Sakit Subulussalam, kemudian dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh dan telah dirawat di sana selama 13 hari lamanya.
 
Kondisi kesehatan Kania yang memburuk semakin memberatkan beban kedua orang tuanya, Bapak Rusdi dan Ibu Leni. Keluarga ini tinggal di samping Masjid Hasilmi, Kota Subulussalam, Aceh. Sebagai keluarga yang hidup sederhana, sumber penghasilan mereka hanya dari berjualan es di depan masjid tempat tinggal mereka. Penghasilan yang tidak menentu itu pun nyaris habis terpakai untuk biaya pengobatan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja mereka sangat kesulitan.
 
“Untuk makan sehari-hari saja kami sulit, apalagi untuk biaya obat dan kebutuhan anak. Kami berjuang semampu kami, tapi kekuatan kami sangat terbatas,” ungkap orang tua Kania dengan nada sedih dan haru, berharap ada kebaikan hati yang datang membantu putri kesayangannya.
 
Kania masih sangat kecil, punya cita-cita yang ingin dicapai, dan sangat membutuhkan dukungan agar bisa kembali sehat, berjalan lagi, dan kembali bersekolah. Saat ini, ia dan keluarganya sangat berharap uluran tangan dari para dermawan, masyarakat luas, dan siapa saja yang memiliki kelebihan rezeki. Bantuan sekecil apa pun—baik berupa dana untuk pengobatan, kebutuhan makan, maupun kebutuhan pokok lainnya—sangat berarti dan akan sangat meringankan beban keluarga ini.
 
Mari kita satukan kepedulian, bantu Kania Anggareni melawan penyakitnya, dan berikan ia kesempatan untuk tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya. Setiap bantuan yang disalurkan adalah harapan baru bagi Kania dan keluarganya.
 
Bagi para dermawan yang ingin membantu, dapat menyalurkan bantuan langsung ke tangan orang tua Kania: Bapak Rusdi atau Ibu Leni, berdomisili di samping Masjid Hasilmi, Kota Subulussalam, Aceh.
 
“Sedekah terbaik adalah yang diberikan saat saudara kita sedang sangat membutuhkan. Mari bantu Kania!” no hp orang tua anggerini (083166434935).

Pewarta:IP

Posting Komentar

0 Komentar