Ticker

6/recent/ticker-posts

Muhammadiyah Pusat Diminta Tegur Bank Muamalat Langsa Terkait Dana Makan Santri



Langsa, mitra86sergap. com

Ketua HISSI Aceh, Prof. Dr. Muzakkir Samidan Prang, S.H., M.H., M.Pd., menyoroti isu serius yang tengah berkembang di Kota Langsa. Ia menanggapi dugaan penyusutan dana dalam rekening Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) yang dikelola di Bank Muamalat Cabang Langsa. Dana tersebut diketahui bersumber dari uang makan santri dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Menurut Prof. Muzakkir, pihak Bank Muamalat harus bertanggung jawab penuh atas hilangnya dana tersebut. “Saya menilai ini sebuah kelalaian besar yang berdampak fatal terhadap pengelolaan pendidikan pondok pesantren,” tegasnya saat jumpa pers dengan mitra86, kamis(23/4) 

Sebagai wali santri yang anaknya juga bersekolah di MUQ Langsa, ia menduga adanya permainan dari pihak internal bank. “Saya yakin ada orang dalam, mungkin saudara atau keluarga yang ikut membantu menarik dana makan santri itu,” ujarnya.  

Prof. Muzakkir menambahkan bahwa kejelasan atas kasus ini hanya bisa diperoleh melalui proses hukum. Ia menekankan pentingnya menunggu tindak lanjut pasca putusan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di Pengadilan Negeri Langsa. “Semua transaksi yang merugikan dapat berpotensi dipidanakan. Penegak hukum harus memberi keadilan bagi ribuan santri yang sedang menuntut ilmu,” katanya.  

Ia berharap Muhammadiyah Pusat segera turun tangan untuk mengingatkan Bank Muamalat agar mengembalikan dana makan santri yang hilang. “Ini bukan sekadar soal uang, tetapi menyangkut keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan santri. Jangan biarkan hak mereka terabaikan,” pungkasnya.  
(Said)

Posting Komentar

0 Komentar