Ticker

6/recent/ticker-posts

DEFISIT PEMKO SUBULUSSALAM CAPAI Rp367 MILIAR Wali Kota Tegas: 3 Tahun Tak Selesai, Saya Mundur


 
Aceh--SUBULUSSALAM–Mitra86 sergap com-- Hingga pertengahan Juni 2026, akumulasi defisit anggaran dan kewajiban tertunggak Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam tercatat menembus angka Rp367 miliar. Angka ini menjadi beban fiskal terberat dalam sejarah pengelolaan keuangan daerah setempat, setara dengan 68 persen dari total proyeksi pendapatan APBK 2026 sebesar Rp537 miliar.
 
Rinciannya: defisit kumulatif periode 2022–2024 tercatat Rp258 miliar, ditambah kewajiban tahun 2025 senilai Rp109 miliar. Meski masih menunggu verifikasi akhir LHP BPK, angka ini sudah terkonfirmasi dalam rapat evaluasi internal dan pembahasan bersama DPRK.
 
Di tengah tekanan dan sorotan publik, Wali Kota H. Rasyid Bancin melontarkan pernyataan tegas dan tajam: “Dalam waktu tiga tahun, paling lambat akhir 2027, saya harus tuntaskan seluruh defisit ini. Jika gagal, saya tidak segan mundur dari jabatan ini.”
 
Pernyataan itu disampaikan secara terbuka di hadapan pejabat, ASN, dan masyarakat, menegaskan bahwa janji ini bukan sekadar retorika politik, melainkan pertanggungjawaban mutlak. “Jabatan bukan tujuan, tapi amanah. Kalau tidak mampu memulihkan keuangan daerah, lebih baik lengser daripada membebani masa depan kota ini,” tegasnya.
 
Strategi Penyelesaian
 
Pemko kini menempuh jalur:
- Memperjuangkan pengembalian dana daerah senilai Rp86 miliar yang sempat ditarik pusat, menunggu Keppres
- Menekan efisiensi belanja tidak prioritas
-Mengoptimalkan PAD dan mengatur ulang skema pembayaran kewajiban
- Membangun sinergi penuh dengan DPRK untuk mendukung kebijakan fiskal 
 
Saat ini, kondisi keuangan sudah berdampak nyata: sejumlah kontraktor mengeluh pembayaran proyek tertunda, dan DPRK bahkan sempat mengajukan hak interpelasi guna mengawasi pengelolaan anggaran.
 
Kesimpulan: Komitmen 3 tahun ini menjadi ujian nyata kepemimpinan. Masyarakat dan wakil rakyat kini tidak hanya menunggu janji, melainkan aksi nyata yang bisa menyelamatkan Subulussalam dari jerat utang berkepanjangan.
 
 
 
Diterbitkan: 16 Juni 2026
Sumber: Data Pemko Subulussalam, BPK, dan pernyataan resmi Wali Kota

Pewarta:IP

Posting Komentar

0 Komentar