Ticker

6/recent/ticker-posts

SPBU 14.202.1122 Jalan Pancing I Diduga Jual Solar Subsidi ke Mafia / Siong Minyak Ini Jadi Sorotan



Medan Labuhan , Mitra 86 Sergap .com 

Kegiatan aktivitas di SPBU 14.202.1122 yang berada di Jalan Pancing I, Lingkungan 4  Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, menjadi sorotan masyarakat. SPBU tersebut diduga menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar kepada pengepul atau pihak tertentu dalam jumlah besar.Kamis(12/3/2026 .

Informasi di dapat  dari salah satu  warga sekitar dan juga Awak media menyebutkan adanya kendaraan yang datang silih berganti untuk melakukan pengisian solar subsidi. Kendaraan tersebut diduga telah dimodifikasi dengan tangki tambahan guna menampung BBM dalam kapasitas lebih besar dari biasanya.

Lanjut  warga mengaku sering melihat kendaraan yang sama melakukan pengisian solar secara berulang di SPBU tersebut. Setelah melakukan pengisian, kendaraan tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan diduga menyalurkan kembali solar subsidi kepada pengepul / Mafia dan kembali lagi untuk pengisian ulang dengan kendaraan mobil pribadi / mewah dan plat Nomor kendaraan ( BK ) bergan tu i ganti .

Aktivitas ini memicu kekhawatiran masyarakat karena berpotensi merugikan warga yang seharusnya berhak mendapatkan BBM subsidi, seperti nelayan, petani, serta pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada solar bersubsidi.

Masyarakat pun berharap pihak Pertamina, BPH Migas, serta aparat penegak hukum segera melakukan pengecekan dan investigasi terhadap aktivitas di SPBU tersebut guna memastikan tidak adanya lagi melakukan  penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.

Sebagaimana diketahui, penyalahgunaan BBM subsidi dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi dan dikenakan Pidana Kurungan 5 Tahun dan denda 10 Milliar .

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 14.202.1122  yang diberi tanggung jawab pada manager yang inisial L tidak mau/ mengelak  memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut dan sudah banyak berita  terbit di online .( Team ).

Posting Komentar

0 Komentar