Medan Organisasi Matahari Pagi Indonesia (MPI) wilayah Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, Minggu (8/3/2026). Kegiatan penuh makna ini berlangsung mulai pukul 16.00 WIB di Perguruan Islam Al-Amjad, Jalan Merpati No. 81, Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi MPI Sumatera Utara untuk memperkuat nilai kepedulian sosial serta mempererat silaturahmi antara pengurus organisasi, tokoh masyarakat, dan warga. Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa organisasi kemasyarakatan] dapat hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang memberi manfaat nyata.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Anak-anak yatim dan para penyandang disabilitas menjadi perhatian utama dalam acara ini, dengan menerima santunan sebagai bentuk kepedulian dan empati dari MPI Sumatera Utara. Suasana haru dan kebersamaan pun terasa kental sepanjang kegiatan berlangsung.
Acara ini juga mendapat perhatian dari sejumlah tokoh nasional yang turut hadir memberikan dukungan moral terhadap kegiatan sosial tersebut. Kehadiran para tokoh ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas dalam membangun solidaritas sosial yang lebih luas.
Di antara tokoh yang hadir adalah Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Majelis Pertimbangan PB MPI yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah; Reda Manthovani, Wakil Ketua Majelis Penasihat PB MPI yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen; serta Agus Andrianto, Ketua Majelis Penasihat PB MPI yang juga menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kehadiran para tokoh nasional tersebut memberikan pesan kuat bahwa kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, MPI ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih berkeadilan dan berkeadaban.
Selain penyerahan santunan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama, tausiah keagamaan, serta buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
MPI Sumatera Utara menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya menjadi agenda seremonial di bulan Ramadan, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen jangka panjang organisasi dalam menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat nilai kemanusiaan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.(QDRi





0 Komentar