Ticker

6/recent/ticker-posts

Pernyataan Wartawan: Diduga Balas Dendam, Keluarganya Dimutasi dari Bidang Kesehatan ke Adat‑Istiadat


 
Subulussalam — Wartawan Media Mitra 86 Sergapcom, Ipong, menyampaikan tuduhan keras terkait dugaan penggunaan wewenang jabatan untuk membalas kritik yang ia sampaikan terhadap kinerja pemerintahan Kota Subulussalam.
 
Menurut Ipong, selama ini ia kerap memberitakan hal‑hal yang dinilainya kurang optimal dalam kinerja pemerintah kota. Bukannya mendapat perbaikan atau tanggapan konstruktif, keluarganya yang berstatus ASN justru mengalami mutasi yang dinilainya tidak masuk akal.
 
“Dari lingkungan rumah sakit dan bidang kesehatan, besoknya langsung dipindahkan ke bagian adat‑istiadat. Memang mutasi hal biasa di lingkungan pemerintahan dan setiap ASN harus siap bertugas. Tapi ini sudah keterlaluan. Keahlian dan latar belakang yang bersangkutan di bidang kesehatan sama sekali tidak sesuai dengan tugas baru, sehingga ia tidak bisa bekerja secara maksimal,” ujar Ipong.
 
Ia menegaskan hal ini diduga sebagai balas dendam karena ia sering mengkritik kinerja walikota.
“Pemimpin yang zalim adalah pemimpin yang tidak mau dikritik. Ketika dikritik, ia menyimpan dendam lalu membalas dengan kekuasaan jabatan. Janji politik saat kampanye untuk mendengarkan aspirasi dan kritik seolah‑olah dilupakan,” tegasnya.
 
“Agama pun melarang menyimpan dendam dan menggunakan kekuasaan untuk menindas pihak yang lebih lemah. Tapi kenyataannya, ini yang menimpa keluarga saya,” lanjut Ipong dengan nada kecewa.
 
Masyarakat yang menyimak pernyataan ini meminta aparat pengawas dan pihak berwenang melakukan pemeriksaan transparan. Jika dugaan ini terbukti benar, hal itu akan menjadi preseden buruk: kritik sebagai bagian dari demokrasi justru dijadikan alasan untuk menekan warga, termasuk anggota keluarga wartawan. Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak walikota terkait tuduhan tersebut.(RED).

Posting Komentar

0 Komentar