Mandailing Natal — mitra86sergap. com
Lembaga Investigasi Negara (LIN) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madina menyatakan dukungan penuh terhadap aktivitas pertambangan yang berlangsung di Kabupaten Mandailing Natal.
Ketua LIN, Rispansyah Putra,
menegaskan bahwa sektor pertambangan telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
“Bersyukurlah kita sebagai masyarakat Madina, karena dari sektor pertambangan ini sudah 65 persen mendongkrak perputaran ekonomi di daerah kita,” ujar Rispansyah melalui sambungan telepon seluler kepada Media Mitra86, selasa(20/10)
Ia mengingatkan para pelaku usaha tambang, termasuk para toke dan masyarakat yang terlibat, agar senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan Tuhan.
“Manfaatkanlah hasil tambang ini ke jalan yang baik bila ada rezekinya. Jangan lupa bersyukur kepada Ilahi,” tambahnya.
Rispansyah juga menilai bahwa keberadaan pertambangan di Madina berpotensi mendatangkan investor asing. Ia menyebut nama Mr. Alberth, calon investor asal Singapura, yang tengah menjajaki peluang sebagai penanam saham di sektor pertambangan daerah.
"Jika investasi ini berjalan, besar kemungkinan masyarakat tidak lagi bisa menambang secara bebas,karena itu, saya mengingatkan kepada para toke dan sanak saudara agar benar-benar memanfaatkan hasil tambang yang ada saat ini, dan sekali lagi jangan lupa bersyukur,” tegasnya.
LIN DPC Madina menekankan bahwa pertambangan bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan motor penggerak pembangunan daerah.
Dengan adanya dukungan investor, diharapkan pengelolaan tambang semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Lembaga Investigasi Negara (LIN) Mandailing Natal menyoroti kondisi izin pertambangan rakyat (IPR) maupun wilayah pertambangan rakyat (WPR) yang dinilai sulit terealisasi,hal ini disebabkan oleh luas lahan yang tumpang tindih serta pengelolaan lahan yang belum maksimal.
“Kami mendukung penuh pertambangan di Madina, namun tetap mengingatkan agar hasilnya benar-benar memberi kesejahteraan bagi rakyat,” tutup Rispansyah.
(Red)



.png)
0 Komentar