Ticker

6/recent/ticker-posts

Alvin Ingatkan Pemilihan Rektor USI Jangan Terjebak Politik Identitas, Utamakan Kapasitas dan Integritas


PEMATANGSIANTAR.Mitra86sergap.com – Pemilihan Rektor Universitas Simalungun (USI) diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan dunia pendidikan tinggi, khususnya di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Untuk itu, proses suksesi kepemimpinan di kampus tersebut harus mengedepankan kualitas, kapasitas, integritas, serta visi dan misi para kandidat, bukan terjebak pada politik identitas yang mengutamakan latar belakang suku, ras, maupun agama (SARA).

Hal tersebut disampaikan salah seorang generasi muda Kota Pematangsiantar, Alvin, Minggu (25/10/2026). Ia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemilihan Rektor USI agar menjadikan kepentingan dan kemajuan universitas sebagai prioritas utama.

Menurut Alvin, perguruan tinggi membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki keseriusan, komitmen, serta kemampuan nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membawa institusi menjadi lebih maju serta mampu bersaing menghadapi tantangan zaman.

“Siapa pun yang memiliki visi, misi, komitmen, dan kemampuan untuk membawa Universitas Simalungun semakin maju, patut kita dukung bersama. Yang harus dinilai adalah kapasitas, integritas, rekam jejak, serta gagasan nyata para kandidat, bukan latar belakang primordial,” ujar Alvin.

Ia menilai, menjadikan latar belakang suku, agama, maupun kelompok tertentu sebagai parameter utama dalam menentukan pilihan berpotensi menggeser fokus dari substansi kepemimpinan. Padahal, tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini membutuhkan pemimpin yang mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas akademik, serta memperkuat daya saing perguruan tinggi.

Karena itu, Alvin menegaskan bahwa seluruh kandidat Rektor USI perlu dinilai secara objektif berdasarkan kompetensi, pengalaman, rekam jejak kepemimpinan, integritas, serta kemampuan mereka dalam merumuskan dan merealisasikan program kerja yang terukur.

“Pertimbangan harus benar-benar difokuskan pada kemampuan calon dalam menjawab berbagai tantangan dunia perguruan tinggi saat ini. Kita membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga mampu mewujudkannya melalui program nyata untuk kemajuan kampus,” katanya.

Selain menyoroti kualitas kandidat, Alvin juga mengingatkan sivitas akademika dan panitia pemilihan agar menjaga transparansi, profesionalisme, dan objektivitas dalam setiap tahapan proses pemilihan. Menurutnya, proses yang terbuka dan mengedepankan prinsip keadilan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan seluruh pihak terhadap hasil pemilihan.

Ia menegaskan bahwa kepentingan Universitas Simalungun harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun pribadi. Perbedaan pandangan dalam proses pemilihan hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi ruang untuk menguji gagasan dan memilih figur terbaik bagi masa depan universitas.

“Sudah saatnya kepentingan Universitas Simalungun ditempatkan di atas kepentingan kelompok. Siapa pun yang nantinya terpilih, harus kita dukung bersama untuk menjalankan program-program terbaik demi kemajuan universitas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Alvin berpesan agar rektor terpilih nantinya mampu menerjemahkan visi dan misinya ke dalam langkah konkret. Di antaranya melalui peningkatan mutu akademik, penguatan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan akuntabel, peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta perluasan jejaring kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat dan berorientasi pada kemajuan akan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Simalungun.

Alvin berharap proses pemilihan Rektor USI dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan bermartabat sehingga menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan positif.

“Harapan kita sederhana, Universitas Simalungun harus semakin maju, kualitas pendidikannya meningkat, dan lulusannya semakin mampu bersaing. Karena itu, mari kita dukung proses pemilihan yang mengutamakan kualitas dan kepentingan masa depan kampus,” tutupnya.

Dedi Sinaga

Posting Komentar

0 Komentar