Ticker

6/recent/ticker-posts

Police Go To School, AKP Hengky B. Siahaan Edukasi Pelajar Gunung Malela tentang Bahaya Narkoba hingga Bullying



SIMALUNGUN.Mitra86sergap.com -- Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Malela terus memperkuat langkah preventif dalam membangun kesadaran hukum dan menjaga generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Go To School yang dipimpin langsung Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., di lingkungan SMA dan SMP Yayasan Perguruan Gotong Royong, Nagori Margomulyo, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Rabu (23/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AKP Hengky B. Siahaan didampingi Bhabinkamtibmas AIPTU Wibowo AP dan AIPDA R. Simanungkalit. Kehadiran jajaran kepolisian disambut dengan antusias oleh para pelajar dan menjadi momentum untuk membangun komunikasi langsung antara Polri dengan dunia pendidikan.

Di hadapan para siswa dan siswi, Kapolsek memberikan sejumlah edukasi mengenai berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Materi yang disampaikan mencakup bahaya narkoba, pergaulan bebas, seks bebas, tawuran, balap liar, tertib berlalu lintas hingga pencegahan bullying.

AKP Hengky menekankan bahwa pelajar harus mampu menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa dampak negatif.

Menurutnya, masa sekolah merupakan masa penting dalam pembentukan karakter. Karena itu, para pelajar diharapkan dapat menggunakan waktunya untuk belajar, mengembangkan bakat dan mengikuti berbagai kegiatan positif.

Tekankan Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas

Salah satu materi utama yang disampaikan Kapolsek adalah mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Para pelajar diingatkan agar tidak mencoba atau menerima segala bentuk narkotika dengan alasan apa pun. Lingkungan pertemanan juga harus diperhatikan karena pengaruh teman sebaya dapat menjadi salah satu faktor yang membuat seorang pelajar terjerumus dalam perilaku negatif.

Selain narkoba, Kapolsek juga memberikan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas dan seks bebas yang dapat menimbulkan berbagai dampak serius terhadap kehidupan dan masa depan remaja.

Para siswa diajak untuk memiliki keberanian mengambil keputusan yang benar serta mampu menolak ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Tawuran dan Balap Liar Jadi Perhatian

AKP Hengky B. Siahaan juga mengingatkan para pelajar untuk tidak terlibat dalam tawuran maupun aksi balap liar.

Menurutnya, aksi tersebut bukan hanya membahayakan keselamatan pelaku, tetapi juga dapat mengancam pengguna jalan dan masyarakat lainnya.

Kapolsek mengajak para siswa menyalurkan energi dan semangat muda melalui kegiatan yang positif, seperti olahraga, seni, organisasi sekolah maupun kegiatan sosial.

Tertib Berlalu Lintas, Keselamatan Harus Diutamakan

Dalam kesempatan yang sama, edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas turut menjadi perhatian.

Para pelajar diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta memenuhi ketentuan terkait SIM bagi pengendara yang telah memenuhi persyaratan.

Kapolsek juga mengingatkan agar tidak menggunakan knalpot blong atau knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, karena selain berpotensi mengganggu masyarakat, penggunaan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan dapat menimbulkan persoalan di jalan raya.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk edukasi agar kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh sejak usia sekolah.

Kapolsek: Stop Bullying, Jaga Etika dan Disiplin

Persoalan bullying atau perundungan juga menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Police Go To School.

Kapolsek mengajak seluruh pelajar untuk menghentikan segala bentuk tindakan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Para siswa diminta membangun budaya saling menghormati, menjaga etika dalam berkomunikasi serta menghargai teman tanpa membedakan latar belakang.

“Stop bullying. Jaga etika, disiplin dan saling menghargai. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar serta mengembangkan potensi diri,” pesan AKP Hengky.

Perkuat Kedekatan Polisi dengan Pelajar

Lebih jauh, kegiatan Police Go To School tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan penyuluhan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dengan kalangan pelajar.

Kehadiran polisi di sekolah diharapkan dapat membuat para siswa lebih mengenal tugas dan tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi juga diharapkan menjadi mitra bagi pihak sekolah dalam melakukan pencegahan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan proses belajar mengajar.

Melalui komunikasi langsung, para pelajar dapat memahami bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran bersama antara Polri, sekolah, orang tua dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh keakraban. Para pelajar mengikuti materi yang disampaikan Kapolsek dengan antusias.

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan berharap edukasi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para siswa agar semakin sadar terhadap pentingnya menjaga diri, menaati aturan dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Jadilah generasi muda yang berprestasi, berakhlak, disiplin dan taat hukum. Hindari narkoba, tawuran, balap liar, pergaulan bebas dan bullying. Gunakan masa muda untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi masa depan,” pesan Kapolsek.

Kegiatan Police Go To School ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Gunung Malela untuk terus membangun pendekatan yang humanis kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib dan kondusif.

  DEDI SINAGA

Posting Komentar

0 Komentar