Ticker

6/recent/ticker-posts

Kelurahan Pekan Tanjungpura Gelar Sosialisasi dan Peletakan Batu Pertama Bangunan Parapet

LANGKAT| MITRA86.SERGAP

Antisipasi bencana alam banjir untuk pembangunan infrastrukturnya bukan sekadar sekedar omongan saja,tapi dari pemerintahan propinsi Sumut langsung terjun menyediakan konstruksi fisik dan juga mengerjakan untuk kepenting keselamatan warga masyarakat dari luapan air banjir.

Makna dari perkerjaan proyek tersebut,mengandung tanggung jawab untuk memastikan ruang hidup warga menjadi lebih aman, tertata, dan memiliki daya dukung yang lebih baik terhadap aktivitas sosial maupun akses ekonomi.
Semangat tersebut mengemuka dalam prosesi peletakan batu pertama sekaligus tepung tawar atas pembangunan parapet di wilayah Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Kamis (20/8/2026).sekitar pukul 10:00Wib.

Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan pembangunan parapet yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat penataan infrastruktur di kawasan tersebut.
Kegiatan itu dihadiri James Romulus Eliezer Simanjuntak, S.STP., selaku KUPT PUPR Provinsi, juga Krisman Tambunan, Kepala Pelaksana Proyek Parapet dari PUPR Provinsi.

Kehadiran unsur teknis tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi juga membutuhkan pengawasan dan pelaksanaan yang terukur agar tujuan pembangunan dapat diwujudkan secara optimal.

Turut hadir Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya, S.IP., Kapolsek Tanjung Pura AKP Donny Pance Simatupang, S.H., M.H., Danramil Kapten Inf Rahmat Lubis, serta Lurah Pekan Tanjung Pura Deny Susanto, S.E., M.AP.dan seluruh kempling lurah tanjungpura.

Dalam pelaksanaan kegiatan Prosesi tepung tawar dan peletakan batu pertama berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.

Tradisi tersebut tidak hanya menjadi simbol dimulainya pekerjaan konstruksi, tetapi juga merepresentasikan harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan keuntungan bagi masyarakat banyak.

Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang semakin representatif, pembangunan parapet memiliki arti strategis.

Infrastruktur semacam ini bukan hanya berbicara mengenai bangunan dan material, melainkan menyangkut bagaimana pemerintah membangun sistem perlindungan serta penataan kawasan yang mampu menopang keberlangsungan kehidupan warga.

Karena itu, dimulainya pembangunan parapet di Tanjung Pura patut ditempatkan dalam perspektif yang lebih luas.

Pemerintah dan pelaksana pekerjaan memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan pembangunan benar-benar berorientasi pada kepentingan publik, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Bukan Sekadar Seremoni
Peletakan batu pertama sering kali menjadi simbol awal sebuah pekerjaan.Namun ukuran keberhasilan pembangunan sesungguhnya baru dapat dilihat setelah pekerjaan berjalan dan hasilnya dirasakan masyarakat.

Di titik inilah transparansi, kualitas pekerjaan, ketepatan spesifikasi teknis, serta pengawasan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan infrastruktur publik.

Kehadiran jajaran PUPR Provinsi bersama unsur pemerintahan kecamatan, kelurahan, TNI dan Polri dalam momentum tersebut menjadi gambaran adanya kolaborasi lintas institusi dalam mengawal pembangunan di tingkat lokal.

Kolaborasi itu penting karena pembangunan infrastruktur publik tidak berdiri sendiri.

Infrastruktur bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat, sehingga keberadaannya membutuhkan komunikasi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan dan warga.

Masyarakat pada akhirnya bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga bagian dari mata rantai pengawasan sosial terhadap pembangunan.

Prinsip tersebut menjadi penting agar setiap rupiah anggaran yang digunakan untuk pembangunan benar-benar menghasilkan manfaat yang sepadan bagi masyarakat.

PUPR Dituntut Menjaga Mutu dan Ketepatan Pekerjaan

Dengan dimulainya pembangunan parapet, perhatian publik tentu akan tertuju pada proses pelaksanaannya.

Pembangunan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah memiliki konsekuensi pertanggungjawaban yang tidak sederhan

Posting Komentar

0 Komentar