Ticker

6/recent/ticker-posts

Kapolsek & Mukim Penanggalan Bersama Serukan: Pilkades Ajang Persaudaraan, Bukan Penyebab Perpecahan


SUBULUSSALAM — Suasana pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 di Kecamatan Penanggalan mulai memanas. Di tengah persaingan yang kian terasa, Kapolsek Penanggalan Iptu Supriadi Efendi dan Mukim Penanggalan Haris Muda Bancin tampil bersatu menyampaikan pesan tegas: perebutan kursi kepala desa jangan sampai merusak ikatan persaudaraan yang sudah terjalin turun-temurun.
 
Pesan penting itu disampaikan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Mapolsek Penanggalan, Selasa, 25 Agustus 2026. Hadir langsung dalam forum tersebut para kandidat kepala desa dari empat desa, yaitu Desa Lae Ikan, Lae Motong, Cepu, dan Lae Bersih.
 
 
 
Kapolsek Penanggalan: Siap Menang, Tetap Siap Menerima Hasil
 
Kapolsek Penanggalan Iptu Supriadi Efendi mengingatkan seluruh kandidat bahwa keberhasilan berpolitik tidak hanya diukur dari kemenangan, melainkan juga kesiapan menerima hasil apa pun dengan lapang dada.
 
"Dalam pemilihan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Saya berharap tidak ada keributan atau perselisihan di lapangan."
 
Ia menegaskan, sikap setiap calon beserta tim pendukungnya sangat menentukan ketenangan di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, para kandidat wajib menjadi teladan menjaga keamanan dan ketertiban.
 
"Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Namun jangan sampai perbedaan itu memutus ikatan sosial yang sudah lama kita bangun bersama."
 
 
 
Mukim Penanggalan: Persaudaraan Harus Tetap di Atas Segala Hal
 
Senada dengan Kapolsek, Mukim Penanggalan Haris Muda Bancin yang juga tokoh adat setempat menekankan agar Pilkades tidak dijadikan medan pertikaian atau mencari musuh. Kepentingan bersama dan persaudaraan warga harus tetap menjadi yang utama.
 
"Jadikan pemilihan kepala desa sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan mencari musuh. Siapa pun yang terpilih nantinya tetap menjadi bagian dari kita semua."
 
Ia juga meminta seluruh kandidat dan pendukung agar tidak mudah terbawa isu, provokasi, maupun perbedaan pilihan. Hasil akhir pemilihan tetap harus dihormati sebagai keputusan bersama.
 
"Siapa pun yang terpilih adalah pemimpin kita semua. Karena itu, persaudaraan harus tetap dijaga, apa pun hasilnya."
 
 
 
Persaingan Berhenti di Bilik Suara, Persaudaraan Tetap Abadi
 
Pertemuan ini menjadi kesepakatan bersama: persaingan politik berhenti di bilik suara, tidak boleh dibawa ke kehidupan sehari-hari. Setelah pesta demokrasi usai, warga tetap hidup berdampingan sebagai satu komunitas, satu keluarga besar.
 
Kapolsek dan Mukim Penanggalan berharap seluruh tahapan Pilkades 2026 di Kecamatan Penanggalan berlangsung aman, tertib, dan damai — karena pada akhirnya, keharmonisan masyarakat jauh lebih berharga daripada kemenangan sesaat.(IP)****

Posting Komentar

0 Komentar