JAKARTA , mitra86sergab.com.— Di tengah semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M, Presiden Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPP PPMI) sekaligus Presiden Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) menyerukan keteladanan akhlak Rasulullah sebagai kompas perjuangan kaum pekerja.
Pernyataan itu disampaikan langsung dari Markas Komando Pusat, Gedung ARVA Lt. 5, Jl. R.P. Soeroso No. 40 BC, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, kepada seluruh jajaran DPW, DPC, PPA serta keluarga besar, pendukung, dan simpatisan DPP PPMI dan KBMI di seluruh Indonesia.
“Atas nama keluarga besar DPP PPMI dan KBMI, kami mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M.
Semoga kejujuran, keberanian, dan kasih sayang Rasulullah kepada kaum mustadh’afin menjadi cahaya bagi kita dalam memperjuangkan hak-hak pekerja yang selama ini sering diabaikan,” tegasnya.
Dalam momentum suci ini, Presiden PPMI-KBMI juga meneguhkan tiga komitmen utama KBMI yang tidak bisa ditawar:
1. Menolak segala bentuk penindasan dan PHK sepihak.
Pekerja bukan objek yang bisa dibuang begitu saja.
2. Memperjuangkan upah layak dan jaminan sosial yang manusiawi.
Karena bekerja keras harus berbanding lurus dengan hidup yang layak.
3. Menjaga kemandirian organisasi buruh dari intervensi politik praktis.
Agar suara buruh tetap murni, untuk buruh dan oleh buruh.
“PPMI dan KBMI lahir dari rahim kemerdekaan. Merdeka dalam berorganisasi, merdeka dalam berunding, dan merdeka dari intimidasi. Nilai-nilai inilah yang kita warisi dari perjuangan Rasulullah SAW — seorang pemimpin yang membela yang lemah tanpa lelah,” ujarnya dengan penuh wibawa.
Ia menutup dengan pesan yang menyentuh:
“Jika buruh merdeka, maka keluarga akan sejahtera. Jika keluarga sejahtera, maka bangsa ini akan kuat. Mari kita jadikan semangat Maulid ini untuk bekerja lebih ikhlas, berserikat lebih solid, dan berjuang lebih beriman.”( Darmayani )

.png)
0 Komentar