Mitra 86 Sergap- Bertepat di Balcon Kantor Pabrik Kelapa sawit(PKS), Perkebunan PTPN IV Gunung Bayu Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun provinsi Sumatera Utara Senin(20/7) diadakan pertemuan antar pengurus SPSI dengan seluruh stakeholder yang berkecimpung di tahapan produksi/ bongkar muat TBS oleh management PKS PTPN IV Pekebun Gunung Bayu
Kegiatan ini diharapkan Manager PKS G Bayu Rayumi Arsa, Maskep Hamdani Damanik,Parlin Hutapea ketua Serikat pekerja seluruh Indonesia G Bayu dan anggota, petugas timbangan dan para jurnalistik.
Pada kesempatan ini, saat ditanya terkait informasi adanya dugaan, bahwa adanya pungutan non resmi, saat akan memasuki PKS atau untuk produksi dibeberapa titik, ketua SPSI Parlin Hutapea menjawab.
" Sudah ada kesepakatan bahwa dalam hal bongkar tanda buah, unit truk sedang Rp.100.000 dan unit truk yang panjang dengan 3 orang yang membokar sekitar Rp.150.000, dan tidak ada biaya lain, " tegas ketua SPSI Cabang PKS Gunung Bayu.
Terkait kalau ada unit mobil diluar bukan punya PTPN yang mengantri, dan bila ada uang tunggu karena mengantri beberapa hari " ini bukan tanggung jawab kami pula, posisi damtruk juga kan diluar pabrik, " tegas P Hutapea.
Masih ditempat yang sama Maskep PTPN IV PKS Gunung Bayu Hamdani Damanik saat ditanya media, adaka dari pihak management PKS, memungut biaya lain selain uang SPSI dalam aktifitas bongkar muat tandan buah segar ? .
" Sampai saat ini pihak kami tidak ada memberlakukan, pungutan apapun, kepada para supir, terkait biaya apapun, yang dituduhkan kepada kami, " jelas Hamdani Damanik didampingi Manager PKS Gunung Bayu Rayumi Arsa.
Masih ditempat yang sama pihak pemasok TBS CV WAS D Halim, sedikit menambahkan " kami sudah tiga tahun bekerja sama dengan PKS Gunung Bayu, selain uang SPSI tidak ada uang kutipan lain yang dipungut,atau diminta petugas disini, romor saja itu, " jelas D Halim.
Manager PKS Gunung Bayu Rayumi Arsa " bila kedepan ada ditemukan kebijakan diluar manajemen kami, tolong informasikan ke kami, agar tidak menjadi bola liar atau salah persepsi, prinsipnya kami terbuka, " ucap Manager PKS Perkebunan PTPN IV Gunung Bayu.(Nurhadi Maryono)
.png)
0 Komentar