MEDAN – Kemacetan kendaraan yang sangat panjang dan padat melanda sepanjang ruas jalan lintas utama Medan menuju Berastagi, mulai pagi hari Sabtu hingga berlanjut hingga pagi hari Minggu. Kondisi lalu lintas yang kacau ini semakin memburuk karena sama sekali tidak ada petugas yang hadir untuk mengatur arus kendaraan di lokasi kejadian.
Kemacetan terlihat membentang cukup jauh, membuat perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu beberapa jam menjadi sangat lama dan melelahkan bagi para pengendara. Banyak pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan umum harus terjebak berjam-jam di tengah jalan, bahkan ada yang terpaksa bermalam di dalam kendaraan karena tidak bisa bergerak maju sama sekali.
Keluhan mulai banyak disampaikan oleh para pengguna jalan sejak Sabtu pagi, saat arus kendaraan mulai meningkat drastis. Namun, hingga kemacetan itu berlanjut hingga pagi hari Minggu, belum terlihat kehadiran petugas kepolisian atau dinas perhubungan untuk mengatur lalu lintas, mengurai kepadatan, maupun memberikan petunjuk arah. Akibatnya, kendaraan saling berdesakan, saling memotong jalan, sehingga menyulitkan pergerakan dan memperparah penumpukan kendaraan di sepanjang rute tersebut.
Para pengendara berharap pihak berwenang segera turun tangan dan mengatur arus lalu lintas di jalur strategis ini, terutama saat volume kendaraan sedang tinggi. Kehadiran petugas dinilai sangat dibutuhkan agar perjalanan menjadi lebih aman, tertib, dan terhindar dari kemacetan berkepanjangan seperti yang terjadi kali ini.
Hingga berita ini disampaikan, kemacetan perlahan mulai berkurang pada Minggu pagi seiring berkurangnya jumlah kendaraan yang melintas, namun jejak kemacetan panjang masih terlihat jelas di beberapa titik ruas jalan tersebut.
Pewarta:ip
.png)
0 Komentar