Ticker

6/recent/ticker-posts

.Diminta Kementrian Pendidikan dan Expetorat Serta APH Menyelidiki Proyek Revitalisasi Sekolah SMP N, 33 Di Pertanyakan.

Medan Labuhan, Mitra 86 Sergap.com

Proyek Pekerjaan renovasi  ( Revitalisasi ) sekolah SMP 33 MEDAN di payarumput ,kelurahan Titi papan kecamatan Medan  Deli mendapat perhatian dan sorotan dari masyarakat  setempat  ,mengingat sampai saat ini pekerjaan sudah 45% berjalan tidak  sesuai nilai revitalisasi dengan anggaran  
pada Kamis, 28/06/2026.

 Dari  pantauan dilapangan Team Media  bahwa proyek tersebut hingga saat ini tidak diketahui apakah proyek pekerjaan Revitalusasi  sekolah itu menggunakan DANA DAK, BOS,atau dana APBN .

Ketika di konfirmasi Team Media dengan Kepsek Erwin SPd terkait Revitalisasi sekolah tersebut  melalui Wash up dianya tidak merespon ......terkait proyek Revitalisasi SMP.33 Medan dan menjabat Kepsek sebagai PLT.

Dari hasil investigasi di lapangan proyek tersebut  menggunakan seng  dan Baja ringan akan tetapi tidak semua menggunakan baja ringan dan Kuda Kuda memakai Kayu yang lama ( bekas )  itupun baja ringan ukurannya tidak diketahui....sementara pekerjaan proyek sudah mendekati masa pengerjaan yaitu tgl 31 juli ini yang sesuai dengan plank proyek.

.Hal ini disebabkan pelaksanaan  pekerjaan tersebut tidak memiliki papan pemberitahuan yang bisa dilihat oleh publik ini jelas melanggar PERPRES 54/2010. tentang jenis pekerjaan yang dilakukan , bahkan pengumuman pelaksanaan pekerjaan revitalusasi  sekolah itu harus dicantumkan apakah proyek Revitalisasi itu menggunakan dana DAK atau dana APBN harus tercantum didalam papan pemberitahuan sesuai PERMEN PU no. 7/2019.hal ini lah yang mengundang perhatian publik terhadap pelaksanaan proyek Revitalisasi sekolah SMPN45 Medan di griya martubung tersebut.

 Dari pemantauan dilapangan dan lokasi sekolah ,pekerjaan tersebut sudah berjalan dari bulan April 2026 sampai data terakhir di peroleh tanggal 31 Juli 2026 tidak menunjukkan papan pemberitahuan pekerjaan,dengan demikian pekerjaan Revitalisasi SMPN 45 tersebut mendapat perhatian publik dan diduga menutupi penggunaan anggaran Revitalisasi  tersebut ,serta menutupi  pelaksana kerja renovasi sekolah dimaksud apakah pekerjaan itu bersifat penunjukkan langsung ( PL ) dinas pendidikan atau pihak sekolah yang menyediakan perusahaan  pelaksana teknik  kerja tersebut.  Saat informasi tersebut di diperoleh dari masyarakat, dan selanjutnya awak media melakukan konfirmasi langsung kepada kepala sekolah SMPN 45 Medan, diperoleh keterangan bahwa revitalisasi sekolah tersebut menggunakan bantuan dana dari program pemerintah.

 Selanjutnya Team awak media mempertanyakan apakah dana bantuan pemerintah tersebut merupakan dana hibah untuk revitalisasi sekolah  ? Hal ini menjadi pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh pihak kepala sekolah dan hal yang anehnya para pekerja tidak memakai K, 3 .

Dari pengamatan lapangan  pekerjaan ternyata ditemukan berupa spanduk ukuran 50 cmx50 cm mencatumkan bahwa revitalisasi sekolah itu tertulis BANTUAN PROGRAM PEMERINTAH REVITALISASI SEKOLAH .Jenis Pekerjaan, REVITALISASI SEKOLAH Anggaran Biaya Rp. 2.888, 031.000. Jangka waktu ,01 April 2026 sampai dengan 31Juli 2026,pelaksana PANITIA PEMBANGUNAN SATUAN PENDIDIKAN ( P2SP ).dalam papan pemberitahuan di spanduk kecil tersebut tidak menunjukkan perusahaan pelaksana yang melakukan teknik kerja, dan dari jawaban kepala sekolah menjelaskan bahwa pelaksana teknik kerja dan penanggung jawab adalah kepala sekolah itu sendiri  ucapnya ,meski menggunakan mitra ,namun kepala sekolah enggan menjelaskan mitra penanggung jawab teknis kerja dimaksud .

.Dari besarnya anggaran biaya bantuan pemerintah untuk Revitalisasi yang mencapai Rp. 2.888 .031, 000 , ( Dua Milliar Delapan Ratus delapan puluh Delapan Juta Tiga Puluh Satu Tibu Tupiah )  seyogyanya pekerjaan revitalisasi sekolah itu dilaksanakan dalam bentuk lelang, dan mencantumkan di papan siapa yang menjadi pemegang  pelaksana kerja , karena swakelola itu  dapat dilakukan dengan anggaran maksimal 2 M, namun kenyataan di lapangan ,bahwa dari

Posting Komentar

0 Komentar