Ticker

6/recent/ticker-posts

Krisis Kepercayaan Publik Mengintai Jika Program MBG Berhenti Beroperasi

Langsa, mitra86sergap. com

Praktisi Hukum H. Hasan Basri, S.H., M.H., CPM., dari Kantor Hukum Hasan Basri dan Rekan, menegaskan bahwa keberlangsungan Program Presiden RI Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan hal krusial bagi masyarakat. 

Jika program ini terhenti, dampaknya tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Menurut Hasan Basri, program MBG telah melibatkan banyak pihak secara langsung, mulai dari 
- Pengusaha yang membangun fasilitas dapur MBG, Karena menginvestasikan modal untuk membangun fasilitas, sehingga penutupan program akan merugikan mereka secara finansial.

- Pekerja dapur MBG: Kehilangan mata pencaharian yang menopang kebutuhan keluarga.

- Penerima manfaat: Anak-anak, pelajar, dan masyarakat kurang mampu yang selama ini terbantu dengan makanan bergizi gratis akan kembali menghadapi kesulitan.

Hasan Basri juga menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan wewenang di tubuh BGN yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. 

Ia mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung RI dalam menangani kasus tersebut, namun diperlukan pembenahan agar pengelolaan program lebih transparan,tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.

“Dari pantauan Masyarakat masih sangat bergantung pada program ini. Jika operasionalnya tutup, dampaknya bukan hanya pada ekonomi, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujar Hasan Basri di ruang kerjanya, Kantor Hukum Hasan Basri dan Rekan, Jln. Masjid Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, selasa(23/6) 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa keberhasilan pemerintah diukur dari konsistensi menjalankan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,jika program MBG berhenti, maka akan muncul pengangguran, instabilitas sosial, bahkan potensi kriminalitas.
(Said)

Posting Komentar

0 Komentar