Ticker

6/recent/ticker-posts

Warga Resah, Operasional Indomaret Tugu Penanggalan 24 Jam Dinilai Ganggu Ketertiban dan Kenyamanan


Aceh--Subulusalam--PENANGGALAN –Mitra 86 sergab com-- Beroperasinya gerai Indomaret yang berlokasi di kawasan Tugu Penanggalan, Kecamatan Penanggalan, yang beroperasi selama 24 jam penuh menuai keluhan dari masyarakat setempat. Keberadaan fasilitas warkop di dalam gerai tersebut yang buka hingga dini hari dinilai telah mengubah suasana lingkungan menjadi tidak kondusif, kotor, dan menggeser kegiatan pemuda ke arah yang kurang positif.
 
Keresahan ini disampaikan secara tegas oleh Ketua Umum PERPENA, selaku perwakilan organisasi pemuda di wilayah tersebut. Menurutnya, perubahan suasana lingkungan sangat terasa sejak warkop di Indomaret tersebut resmi dibuka dan beroperasi tanpa batasan jam yang wajar.
 
"Kami selaku ketua pemuda menilai, semenjak dibukanya warkop di Indomaret Tugu Penanggalan, kenyamanan lingkungan sangat terganggu. Tempat ini buka sampai larut malam, bahkan sampai pagi. Di sana terlihat marak anak-anak muda yang datang tanpa tujuan jelas, hanya sekadar nongkrong dan berkerumun hingga waktu yang sangat larut," ungkapnya, Jumat (28/5/2026).
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelum adanya tempat tersebut, kegiatan pemuda di wilayah Kecamatan Penanggalan berjalan pada jalur-jalur positif dan teratur. Namun, keberadaan tempat ini justru membuat tempat-tempat berkumpul pemuda lain menjadi semerawut dan tidak teratur. Perilaku dan pola kumpul pemuda pun dinilai telah bergeser jauh dari hal-hal yang bermanfaat.
 
"Telah lari dari pada jalur-jalur positif yang selama ini kami rasakan dan perhatikan. Kebiasaan berkumpul yang baik perlahan berubah menjadi kegiatan nongkrong yang tidak memiliki arah dan tujuan," tegasnya.
 
Selain masalah perilaku dan kerumunan, dampak lain yang sangat terasa adalah masalah kebersihan lingkungan. Sampah-sampah sisa makanan dan minuman yang dihasilkan dari aktivitas di tempat tersebut diketahui berserakan, bahkan sampai ke pinggir jalan raya. Hal ini tentunya mengganggu keindahan serta kebersihan fasilitas umum yang seharusnya terjaga.
 
Melihat kondisi yang semakin mengganggu ketenteraman warga, pihaknya selaku organisasi pemuda meminta kepada pemerintah dan instansi berwenang di Kecamatan Penanggalan untuk segera mengambil langkah penertiban.
 
"Kami memohon kepada pemerintah yang berwajib untuk menegur dan menertibkan pemilik serta manajemen Indomaret yang kami sebutkan ini. Setidaknya harus ada aturan jelas mengenai jam buka dan tutup. Jangan dibiarkan beroperasi sampai larut malam hingga mengundang kerumunan yang mengganggu," ujarnya menegaskan.
 
Permohonan ini disampaikan demi memulihkan kembali ketertiban umum, kebersihan lingkungan, serta mengembalikan arah kegiatan para pemuda Penanggalan agar tetap berada di jalur yang positif dan bermanfaat, tanpa meresahkan masyarakat sekitar.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen Indomaret maupun pemerintah kecamatan terkait permohonan pembatasan jam operasional tersebut. Pihak pemuda berharap permasalahan ini segera ditindaklanjuti demi kepentingan bersama.

Pewarta:ip

Posting Komentar

0 Komentar