Mitra86sergap.com
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengingatkan pentingnya kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk ancaman provokasi kelompok anarko yang dinilai dapat memecah belah persatuan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto saat dalam sosialisasi peningkatan kewaspadaan Satlinmas terhadap potensi gangguan keamanan dan ketenteraman masyarakat di Pendapa Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (26/5).
Ning Ita menegaskan bahwa menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat bukan hanya tugas aparat keamanan semata, melainkan tanggung jawab bersama antara TNI, Polri, Satpol PP, dan Satlinmas.
“Panjenengan semua adalah warga di lingkungan itu sendiri, sehingga paling memahami kondisi wilayah masing-masing. Karena itu Satlinmas harus bersinergi dengan TNI, Polri, dan Satpol PP untuk mendeteksi lebih awal potensi gangguan keamanan,” terangnya.
Menurutnya, Kota Mojokerto sejauh ini masih mampu menjaga kondusivitas daerah berkat sinergi TNI, Polri, Satpol PP, intelijen, dan dukungan masyarakat. Namun demikian, kewaspadaan tetap harus diperkuat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu dari luar.
Selain itu, ia mendorong agar aktivitas pos kamling dan ronda lingkungan terus diaktifkan secara berkelanjutan, termasuk sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana maupun tindak kriminalitas.
“Potensi ancaman itu bukan hanya gangguan ketertiban, tetapi juga bisa berupa kebakaran maupun bencana lainnya. Karena itu ronda lingkungan tetap harus aktif,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengingatkan pentingnya pendekatan humanis Satlinmas kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Satlinmas harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat di lingkungan masing-masing. Selain itu Ning Ita mengingatkan Satlinmas agar sigap menghadapi kondisi darurat dengan memanfaatkan layanan call center 112 milik Pemkot Mojokerto yang beroperasi selama 24 jam.
“Kalau ada kondisi darurat apa pun, baik kebakaran, ambulans, atau bantuan lainnya, segera hubungi call center 112,” pungkasnya.(BENI KAPERWIL)





0 Komentar