Kepolisian Resor Serdang Bedagai melalui Satlantas Polres Sergai kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Tidak hanya berbagi dalam program Jumat Berkah, personel Satlantas juga turun langsung memberikan edukasi tertib berlalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan di wilayah hukum Polres Sergai, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIB itu menyasar tiga titik strategis yang dikenal padat aktivitas kendaraan, yakni Simpang Matapao Kecamatan Teluk Mengkudu, depan Rumah Sakit Sultan Sulaiman, dan Simpang Bedagai Desa Sei Rampah.
Aksi sosial dan edukasi tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Sergai Gokma W. Silitonga didampingi Kanit Turjawali Marojahan P. Rumapea bersama personel Satlantas lainnya.
Dalam kegiatan itu, polisi membagikan bantuan kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara roda dua maupun roda empat agar lebih disiplin saat berkendara.
Kasi Humas Polres Sergai Bringin Jaya mengatakan kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar aksi sosial semata, tetapi juga bagian dari langkah preventif menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Satlantas Polres Sergai melaksanakan kegiatan sosial kepada masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kawasan persimpangan jalan menjadi salah satu titik paling rawan terjadinya kecelakaan apabila pengendara tidak berhati-hati dan mengabaikan aturan lalu lintas.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengurangi kecepatan saat mendekati simpang jalan, memperhatikan arus kendaraan, serta memastikan keselamatan sebelum menyeberang atau keluar dari persimpangan.
“Masyarakat diminta lebih berhati-hati saat melintas maupun keluar dari persimpangan jalan yang rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.
Kegiatan Jumat Berkah yang digelar Satlantas Polres Sergai mendapat perhatian positif dari masyarakat. Selain membantu warga kurang mampu, kehadiran polisi di jalan raya juga dinilai mampu menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan.
Menurut AKP Bringin Jaya, kegiatan humanis tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Dengan kegiatan ini diharapkan Polres Sergai semakin dekat dengan masyarakat dan masyarakat dapat merasakan bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
Upaya edukasi yang dilakukan Satlantas Polres Sergai sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pengguna jalan wajib:
Mematuhi rambu dan marka jalan.
Menggunakan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor.
Menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.
Tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.
Mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.
Selain itu, kegiatan edukasi juga menjadi bagian dari program Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan publik, dan pencegahan pelanggaran lalu lintas melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat.(QDRI)





0 Komentar