Ticker

6/recent/ticker-posts

Pendonor Darah Keluhkan Penghapusan Makanan Tambahan di RSUDYA Tapaktuan


 
ACEH--TAPAKTUAN – Mitra86 sergab com--Seorang pendonor darah melayangkan keluhan terkait tidak lagi diberikan makanan tambahan (extra fooding) usai melakukan donor di RSUD Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Sabtu (30/5/2026).
 
Informasi ini dikonfirmasi Ketua Forum Peduli Aceh Selatan (For-PAS), T. Sukandi. Menurut keterangan yang diterimanya, pendonor tersebut sempat mengalami pusing setelah proses pengambilan darah selesai. Saat menanyakan ketersediaan makanan tambahan yang biasa diterima sebelumnya, petugas medis menjawab bahwa anggaran untuk keperluan tersebut sudah tidak ada lagi.
 
"Petugas menyampaikan, saat ini tidak ada lagi anggaran untuk extra fooding bagi pendonor," ungkap Sukandi menirukan pernyataan pendonor.
 
Meskipun pemberian makanan tambahan bagi pendonor darah tidak diatur secara khusus dalam peraturan resmi, fasilitas ini lazim disediakan oleh berbagai rumah sakit sebagai bentuk perhatian sekaligus langkah membantu pemulihan kondisi fisik pendonor pasca donor.
 
Sukandi menilai, kebijakan pemotongan fasilitas ini perlu menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Menurutnya, dukungan sederhana seperti penyediaan makanan tambahan sangat berarti untuk menjaga kesehatan pendonor dan mencegah dampak buruk pasca penyumbangan darah.
 
"Hal ini memang bukan kewajiban tertulis dalam regulasi, namun lebih merupakan wujud kepedulian agar pendonor tidak mengalami gangguan kesehatan setelah mendonorkan darah," tegas Sukandi.
 
Lebih jauh, Sukandi mengungkapkan bahwa layanan kesehatan di RSUDYA Tapaktuan saat ini diketahui menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama dalam hal pembiayaan. Salah satu persoalan yang disorot adalah pembayaran jasa layanan medis yang disebut belum terpenuhi sepenuhnya.
 
Kondisi ini dinilai semakin memprihatinkan mengingat ketersediaan stok darah di wilayah Aceh Selatan dikabarkan masih sangat terbatas. Meski fasilitas transfusi darah telah beroperasi dan bekerja sama dengan PMI, kebutuhan darah di daerah ini masih sering mengalami kekurangan.
 
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUDYA Tapaktuan belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi terkait penghentian fasilitas makanan tambahan bagi pendonor darah tersebut.
 
Sumber: For-PAS
Pewarta: IP

Posting Komentar

0 Komentar