LANGKAT| MITRA86.SERGAP
Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan serta upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak, cerdas, dan taat hukum, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si hadir langsung sebagai pembina upacara di SMA Negeri 1 Hinai, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada pelajar sekaligus memberikan edukasi, motivasi, dan pembinaan karakter sejak dini guna menciptakan generasi muda yang berkualitas menuju Indonesia Emas.
Dalam kegiatan itu, Kapolres Langkat didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Langkat, Kapolsek Hinai beserta personel, Camat Hinai, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Hinai, dewan guru, staf sekolah, dan diikuti seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Hinai.
Setibanya di sekolah, Kapolres Langkat dan rombongan disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Hinai Suprianto, S.S beserta para guru dan staf sebelum pelaksanaan upacara dimulai.
Selaku pembina upacara, Kapolres Langkat menyampaikan amanat yang sarat pesan moral, motivasi, serta edukasi hukum kepada para pelajar.
Dalam amanatnya, Kapolres mengajak seluruh siswa untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat mengikuti upacara dengan baik, sekaligus menghormati jasa para pahlawan serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang mampu membawa kemajuan bagi Indonesia di masa depan.
Mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, Kapolres menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam membangun bangsa.
“Beri saya pemuda, maka akan kuguncangkan dunia,” ujar Kapolres menirukan semangat Bung Karno di hadapan para siswa.
Kapolres menegaskan bahwa para pelajar saat ini merupakan aset bangsa yang harus memiliki cita-cita tinggi, disiplin, serta semangat pantang menyerah dalam meraih keberhasilan.
Menurutnya, masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sehingga dibutuhkan arahan, bimbingan, serta role model yang baik agar para pelajar tidak salah dalam menentukan jalan kehidupan dan masa depan mereka.
Karena itu, melalui kegiatan sebagai pembina upacara, Kapolres ingin menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran hukum kepada para pelajar agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja maupun pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya fokus terhadap tujuan, memiliki komitmen kuat, dan semangat kerja keras dalam menggapai cita-cita.
“No Pain No Gain, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian,” pesan Kapolres memberi motivasi kepada seluruh siswa.
Selain memberikan motivasi pendidikan, Kapolres Langkat juga menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial di era digital saat ini.
Kapolres mengingatkan bahwa di era digital saat ini opini dan persepsi sering kali mengaburkan fakta yang sebenarnya.
Karena itu, para pelajar diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui kebenarannya.
Kapolres mengajak para siswa untuk melakukan tabayun atau verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi agar tidak terjebak hoaks, provokasi, maupun berita menyesatkan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Dalam amanatnya, Kapolres turut menyoroti berbagai bentuk kenakalan remaja seperti geng motor, penyalahgunaan narkoba, tidak menghormati guru, hingga tindakan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Menurut Kapolres, bullying bukan hanya berdampak terhadap mental dan psikologis korban, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.
Karena itu, Kapolres mengajak seluruh pelajar untuk saling menghargai, saling mendukung, dan menjadikan perbedaan sebagai sarana untuk saling melengkapi, bukan saling merendahkan.
“Jangan pernah menghina, men





0 Komentar