Ticker

6/recent/ticker-posts

Gerak Cepat Kapolsek Bandar Huluan Pimpin Penanganan Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Bah Bolon👇👇


SIMALUNGUN.Mitra86sergap.com – Warga kawasan pinggiran Sungai Bah Bolon, tepatnya di Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas pada Minggu, 17 Mei 2026. Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun bersama personel Polsek Bandar Huluan bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Peristiwa bermula ketika dua warga, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), sedang menjaring ikan di aliran Sungai Bah Bolon pada Minggu sore. Sekira pukul 15.00 WIB, keduanya berangkat dari kawasan Kampung Simponi Perdagangan menyusuri aliran sungai menuju hilir Nagori Sugarang Bayu.

Sekitar pukul 16.00 WIB, saat tiba di kawasan Huta III Nagori Bah Lias, keduanya melihat sesuatu yang mengapung dan tersangkut di ranting pohon waru di tepi sungai. Setelah didekati, mereka terkejut mendapati benda tersebut merupakan sesosok mayat manusia.

“Setelah kami dekati, ternyata benar itu adalah mayat seorang perempuan,” ujar Heri Susanto kepada petugas kepolisian.

Tanpa menunggu lama, kedua saksi langsung melaporkan temuan tersebut kepada petugas keamanan kebun Bah Lias yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Kapolsek Bandar Huluan, IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., sekitar pukul 16.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, IPTU Patar Banjarnahor langsung memimpin personel menuju lokasi bersama Kanit Reskrim, Pawas, dan petugas piket SPKT guna mengamankan area penemuan mayat. Setelah memastikan kebenaran informasi, Kapolsek segera berkoordinasi dengan Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun untuk melakukan olah TKP secara profesional dan mendalam.

Tim INAFIS yang terdiri dari AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi korban dan area sekitar TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan sementara disebut sebagai Mrs. X karena identitasnya belum diketahui.

Kondisi jenazah ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan mengapung di pinggir sungai dengan bagian kepala, tangan, dan kaki mengalami kerusakan cukup parah sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.

Sekira pukul 20.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim INAFIS juga merekomendasikan dilakukan visum serta autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

Dalam proses olah TKP, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu potong celana panjang warna hitam bergaris merah dan satu helai kaos lengan panjang berwarna merah muda yang diduga milik korban.

Kasus penemuan mayat tersebut telah tercatat dalam laporan resmi bernomor L/GANGGUAN/A/1/V/2026/SPKT/POLSEK BANDAR HULUAN/POLRES SIMALUNGUN/POLDA SUMATERA UTARA dengan pelapor atas nama Mohd. Ilhamsyah, anggota Polri yang berdomisili di Aspolsek Perdagangan.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Senin, 18 Mei 2026, menegaskan bahwa penanganan cepat terhadap peristiwa tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Polres Simalungun bersama jajaran Polda Sumatera Utara terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif. Penanganan cepat oleh Tim INAFIS dalam kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan kami dalam mengungkap setiap peristiwa yang terjadi,” ujar AKP Verry Purba.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di kamar mayat RSUD Dr. Djasamen Saragih untuk proses pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai agar segera menghubungi Polsek Bandar Huluan maupun Polres Simalungun guna membantu proses identifikasi.

Situasi di lokasi penemuan mayat dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, sementara penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan pihak kepolisian.

  Dedi Sinaga

Posting Komentar

0 Komentar