Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat memastikan jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, bertambah menjadi empat orang.Panduan Kota & Daerah
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq S.H.S.I.K.M.H.mengatakan, kecelakaan terjadi pada Minggu (10/5) sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Raya Padang Indarung dekat Gerbang Masjid Darussalam.
Menurutnya, peristiwa tersebut melibatkan enam kendaraan yang terdiri dari tiga unit truk, dua minibus, dan satu unit jeep Mitsubishi Pajero.Berita Lokal
“Kecelakaan bermula saat satu unit truk Hino BM 9936 KU datang dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut dan diduga mengalami hilang kendali,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.
Truk tersebut kemudian menabrak Toyota Rush B 2881 KYU yang berada di depannya. Benturan keras membuat kendaraan minibus itu terdorong dan menghantam truk lain di depannya.
Tidak berhenti sampai di situ, truk Hino BM 9936 KU terus melaju dan kembali menabrak Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ hingga kendaraan tersebut terdorong ke depan.
Pajero yang terdorong kemudian menghantam Truck Hino BA 8497 QU. Setelah itu, truk penyebab kecelakaan kembali menghantam Toyota Kijang Super BA 1740 JC hingga terdorong ke taman jalan.
Dirlantas menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian sedikit menikung dengan permukaan aspal yang mengalami kerusakan di beberapa bagian.
“Di lokasi juga tidak terdapat marka jalan dan rambu lalu lintas, sementara arus kendaraan pada pagi hari cukup ramai,” katanya.
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia. Seluruh korban meninggal berasal dari kendaraan Toyota Rush yang mengalami kerusakan paling parah.
Korban meninggal masing-masing bernama Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61). Seluruh korban diketahui merupakan warga Solok dan sekitarnya.
Kombes Pol Reza mengatakan,dua korban sempat menjalani penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan cukup berat, terutama Toyota Rush dan Toyota Kijang Super yang ringsek akibat benturan keras.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Dirlantas Polda Sumbar juga mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, terutama sistem pengereman saat melintasi jalur turunan.
“Kami mengingatkan seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dan melakukan pengecekan kendaraan secara rutin untuk menghindari kecelakaan fatal seperti ini,” tutup Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq S.H. S.I.K.M.H.





0 Komentar