Ticker

6/recent/ticker-posts

Ade Jona Maju Sebagai Calon Ketum BPP HIPMI Periode 2026-2029

Ade Jona Prasetyo mendapatkan dukungan dan restu penuh dari Sufmi Dasco Ahmad untuk maju sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2026–2029.

Dukungan tersebut diperkuat oleh beberapa hal berikut:

Pertemuan resmi Ade Jona sempat melakukan pertemuan langsung dengan Sufmi Dasco (Wakil Ketua DPR RI/Ketua Harian DPP Partai Gerindra) sebagai simbol restu penuh dari internal partai dan pemerintah serta daerah-daerah.

Posisi Strategis Ade Jona yang juga merupakan kader Gerindra yang menjabat sebagai Anggota DPR RI dan Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara.

Ade Jona mendapatkan nomor urut 2 dan terus menggalang dukungan dari berbagai pengurus daerah HIPMI.

Lalu Habiburokhman secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Ade Jona Prasetyo yang maju sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI)

Dukungan tersebut diperlihatkan melalui pernyataan langsung di media sosial, di mana Ketua Komisi III DPR RI ini meyakini bahwa Ade Jona memiliki kapasitas dan kepribadian yang mampu membawa HIPMI menjadi jauh lebih baik.

Kemudian dukungan DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo secara resmi memberikan dukungan penuh kepada Ade Jona Prasetyo yang maju sebagai Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) untuk masa bakti 2026–2029

Dukungan dari Ketua Umum TIDAR tersebut terlihat dari berbagai aksi solid, salah satunya diabadikan dalam unggahan publik di Instagram, di mana politikus tersebut mendukung langkah Ade Jona (yang mendapat nomor urut 2) dalam kontestasi organisasi pengusaha muda ini.

Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo, membawa visi besar akselerasi dan kolaborasi nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari upayanya mendorong transformasi organisasi agar lebih adaptif dan berdampak nyata bagi pengusaha muda di Indonesia.

Jona menilai, HIPMI membutuhkan arah yang lebih terintegrasi guna memperkuat peran strategis pengusaha muda di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut organisasi tidak hanya menjadi wadah, tetapi juga katalis pertumbuhan bisnis anggotanya.

“Pengusaha HIPMI harus naik kelas. Kita butuh akselerasi dengan dampak nyata untuk masa depan pengusaha muda Indonesia,” ujar Jona.

Ia menekankan pentingnya peran HIPMI sebagai penghubung antara potensi ekonomi daerah dengan akses pasar serta permodalan di tingkat nasional.

Dengan konektivitas yang kuat, peluang pengembangan usaha dinilai akan semakin terbuka luas.

Lebih lanjut, Jona menyebut kepemimpinan HIPMI ke depan harus mampu merangkul seluruh daerah dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata.

“HIPMI butuh pemimpin yang merangkul semua daerah, menyatukan semua lini, agar dampaknya benar-benar terasa bagi ekonomi yang inklusif,” tambahnya.

Sementara dalam perjalanannya, Jona menegaskan, hidupnya tidak dimulai dari kenyamanan, melainkan dari kerja keras sejak usia dini.

“Saya lahir di atas kayu yang lapuk, bukan di atas kasur yang empuk,” ujar Jona, menggambarkan latar belakangnya.

Sejak duduk di bangku sekolah, ia telah membantu usaha keluarga di bidang barang rongsok dan besi tua, sambil menjalani berbagai pekerjaan sampingan seperti berjualan kartu seluler hingga beternak bebek. Pengalaman tersebut, menurutnya, bukan sekadar untuk bertahan hidup, tetapi membentuk mental kewirausahaan dan kemampuan membangun relasi secara bertahap.

Memasuki usia 20-an, Jona mulai merintis tiga perusahaan dari nol, melalui proses jatuh bangun yang ia sebut sebagai bagian penting dalam pendewasaan bisnis.

“Jatuh dan bangkit sudah menjadi bagian dari perjalanan saya dalam membesarkan usaha,” tegasnya.

Di ranah organisasi, kiprah Jona di HIPMI terbilang panjang. Ia mengawali perjalanan dari BPC HIPMI Medan, lalu menjadi pengurus BPD HIPMI Sumatera Utara periode 2014–2017, hingga dipercaya masuk jajaran BPP HIPMI pada 2018–2019.

Karier organisasinya terus berlanjut dengan posisi Bendahara Umum BPD HIPMI Sumut (2020–2021) dan kemudian menjabat Ketua Umum BPD HIPMI Sumut periode 2021–2024.

Selama memimpin di tingkat daerah, Jona mendorong UMKM naik kelas, memperkuat kolaborasi antara pengusaha besar dan kecil, serta meningkatkan kontribusi sektor usaha terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga aktif menjalankan kegiatan sosial yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.(QDRI)

Posting Komentar

0 Komentar