Ticker

6/recent/ticker-posts

Tutup Rangkaian Safari Ramadan di Desa Sumengko, Wakil Bupati Gresik Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Manfaatkan Layanan Digital Pemerintah Kabupaten.

Mitra86sergap.com
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menghadiri kegiatan Safari Ramadan terakhir tahun ini. Safari Ramadan kali ini diselenggarakan di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, pada Kamis (05/03/26).

Dalam sambutannya, Wabup Alif mengingatkan masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga diri selama bulan suci Ramadan. Ia menyoroti kejadian tawuran antar pemuda saat waktu sahur yang sempat terjadi di salah satu kecamatan lain di Gresik beberapa waktu lalu.

"Kami dari pemerintah daerah, bersama jajaran TNI dan Polri, tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh keterlibatan bapak ibu semua untuk menjaga kondusivitas wilayah masing-masing agar kejadian tawuran saat sahur tidak terulang di sini," tegas Wabup Alif. 

Guna mempermudah masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat, Wabup Alif kembali mensosialisasikan nomor darurat 112. Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi genting. Di antaranya permintaan ambulans, kebakaran, aksi kriminalitas, hingga penanganan hewan berbahaya seperti ular.
"Cukup hubungi 112, sampaikan identitas dan kondisi daruratnya. Ambulans kita sudah dilengkapi GPS, sehingga armada terdekat akan langsung menjemput. Ini solusi praktis jika masyarakat tidak hafal nomor telepon perangkat desa atau camat," jelasnya.

Selain itu, Pemkab Gresik juga memperkenalkan nomor WhatsApp Center Pemda Gresik di 0812-1788-9986. Layanan berbasis Artificial Intelligence (AI) ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan informasi warga secara cepat, mulai dari pengecekan status BPJS, informasi lowongan pekerjaan yang diperbarui secara berkala, hingga pelaporan jalan rusak atau pengajuan proposal.
Di hadapan jamaah, Wabup Alif juga berbicara terbuka mengenai tantangan pembangunan di Kabupaten Gresik. Ia menjelaskan bahwa pemerintah harus melakukan skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini karena keterbatasan anggaran di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu akibat konflik luar negeri.

"Masalah yang kita hadapi besar, namun anggaran terbatas. Oleh karena itu, pembangunan dilakukan secara bergantian dan bertahap. Kami mohon doa dan dukungan positif dari masyarakat agar proses pembangunan jalan, penyediaan air bersih, dan program lainnya dapat berjalan lancar," tambahnya.

Mengakhiri rangkaian Safari Ramadan tahun ini, Wabup mengajak warga Desa Sumengko untuk tetap optimistis dan menyikapi segala permasalahan dengan cara yang baik dan komunikatif melalui kanal-kanal pengaduan yang telah disediakan pemerintah.

(Beni Kaperwil)

Posting Komentar

0 Komentar