Tapanuli Selatan mitra86sergab.com.Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi warga kembali ditunjukkan oleh jajaran Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Melalui pengecekan langsung di lapangan, personel Satbrimob melakukan peninjauan terhadap kondisi jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (10/03/2026)
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk respon cepat terhadap laporan masyarakat mengenai kerusakan jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari warga, khususnya para petani yang menggantungkan kehidupan mereka pada lahan persawahan di wilayah tersebut.
Dansat Brimob Polda Sumut dalam laporannya kepada Dankorbrimob Polri menyampaikan bahwa jembatan gantung yang mengalami kerusakan tersebut memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 2 meter, serta ketinggian kurang lebih 7 meter dari permukaan sungai. Jembatan ini dibangun pada tahun 2009 menggunakan material berupa besi, pasir, batu, semen dan kayu, yang selama ini berfungsi sebagai jalur utama penghubung Desa Batu Hula menuju area persawahan Sikua-kua di Kecamatan Batang Toru.
Selama lebih dari satu dekade, jembatan tersebut menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Tidak hanya digunakan oleh para petani untuk menuju lahan pertanian mereka, namun juga dimanfaatkan sebagai jalur transportasi utama bagi warga yang beraktivitas di sekitar wilayah tersebut.
Namun, pada 25 November 2025 lalu, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat meningkatnya volume air sungai yang dipicu oleh tingginya curah hujan. Arus air yang deras menyebabkan beberapa bagian konstruksi jembatan mengalami kerusakan sehingga kondisinya tidak lagi aman untuk dilalui.
Kerusakan ini memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat setempat. Aktivitas pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga menjadi terganggu karena akses menuju area persawahan terhambat. Kondisi ini semakin memprihatinkan mengingat tidak adanya jalur alternatif lain yang dapat digunakan masyarakat untuk mencapai seberang desa maupun menuju lahan pertanian mereka.( Darmayani)





0 Komentar