Surabaya, - mitra86sergab.com.Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dalam menghadapi ketidakpastian situasi global. Menurutnya, kekompakan adalah kunci utama bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai ancaman sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri acara silaturahmi dan safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026).
Dalam arahannya, Kapolri meminta serikat buruh, khususnya keluarga besar KSPSI, untuk tetap waspada terhadap dinamika global, salah satunya tren kenaikan harga minyak dunia. Ia menekankan bahwa gejolak global pasti akan berimplikasi pada stabilitas ekonomi dalam negeri.
"Menghadapi kondisi seperti ini, seluruh elemen bangsa baik dari pemerintah, masyarakat, dan khususnya teman-teman buruh harus solid. Kita semua harus bersatu menghadapi situasi yang ada," ujar Kapolri.
Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi perdamaian guna menjaga stabilitas ekonomi global dan nasional. Selain itu, pemerintah berkomitmen mendorong swasembada pangan serta energi agar Indonesia mampu mandiri dan tidak bergantung pada negara lain.
"Untuk mewujudkan itu semua, tentu butuh kekompakan, persatuan, dan kebersamaan dari seluruh elemen bangsa," imbuhnya.
Kapolri kemudian merefleksikan keberhasilan Indonesia saat melewati masa sulit pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Meski pertumbuhan ekonomi sempat terkontraksi, Indonesia mampu bangkit berkat semangat kebersamaan.
"Saya meyakini, selama kita solid, ancaman apa pun bisa kita hadapi. Program-program kemandirian bangsa harus terus kita dorong dan laksanakan bersama," tegas Jenderal bintang empat tersebut.
Lebih lanjut, Kapolri menyebutkan bahwa kondusivitas dan kekompakan sangat berpengaruh terhadap iklim investasi yang tengah digenjot pemerintah. Hal ini juga dibarengi dengan upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar mampu bersaing di kancah internasional.
"Mari kita bersama-sama dalam satu tekad, satu langkah, dan satu barisan untuk menjaga Indonesia agar menjadi lebih baik dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
( Red / Darmayani)





0 Komentar