Langsa, mitra86sergap. com
Warga Komplek Avina Indah, Gampong Matang Selimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, sudah empat bulan terakhir menghadapi krisis air bersih akibat tidak berfungsinya saluran PDAM. Kondisi ini bahkan terjadi jauh sebelum bencana banjir yang melanda pada 26 November 2025.
Selama pasokan air PDAM terhenti, masyarakat terpaksa membeli air dari Lengkong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, biaya tambahan ini semakin membebani warga, terutama di tengah situasi pasca-banjir yang menuntut ketersediaan air bersih lebih besar.
Kekhawatiran pun muncul dikalangan warga terkait kemungkinan adanya kerusakan jalur pipa PDAM disekitar lokasi, hingga kini belum Ada kepastian dari pihak terkait mengenai penyebab pasti terhentinya aliran air.
Melihat kebutuhan air yang tidak bisa ditunda, warga akhirnya mengambil langkah swadaya dengan membuat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan bersama, inisiatif ini dilakukan secara gotong royong demi keberlangsungan hidup masyarakat di komplek tersebut.
Sejumlah tokoh warga berharap Pemerintah Kota langsa dan PDAM segera turun tangan untuk melakukan pengecekan serta perbaikan jaringan pipa saluran PDAM di komplek Avina Indah.
"Air bersih adalah kebutuhan dasar, kami berharap Ada solusi permanen, tentang saluran air PDAM dilokasi kami yang macat selama 4 bulan berjalan, dan bukan hanya mengandalkan swadaya masyarakat" Ungkap warga Komplek dengan mitra86sergap. com, sabtu (14/2)
(Said)





0 Komentar