Tapanuli Selatan —mitra86sergab.com.Personel Brimob yang tergabung dalam penugasan Operasi Aman Nusa II terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Selasa, 17 Februari 2026, personel melaksanakan pemantauan langsung terhadap kondisi debit air sungai di sekitar Jembatan Desa Garoga dan jembatan perbatasan Desa Anggoli, Kecamatan Batang Toru.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang sempat menyebabkan debit air sungai meluap.
Pemantauan difokuskan pada titik-titik rawan, khususnya di Sungai Jembatan Garoga yang menjadi akses penting penghubung wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.
Wadanki 1 Penugasan Ops Aman Nusa II, Iptu M. Rifai Siregar, S.H., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan terkini, kondisi debit air di Sungai Jembatan Garoga perbatasan Tapsel–Tapteng terpantau mulai menyurut dan berada dalam kondisi stabil. Sementara itu, debit air di Jembatan 1 dan Jembatan 2 Desa Garoga juga terpantau normal.
“Personel tetap melaksanakan siaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman. Apabila terdapat perkembangan atau hal menonjol, akan segera kami laporkan dan tindak lanjuti,” ujar Iptu M. Rifai Siregar.
Kehadiran personel Brimob di lapangan tidak hanya bertujuan untuk pemantauan teknis, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat sekitar bahwa kondisi terus diawasi secara intensif. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung upaya mitigasi bencana serta melindungi keselamatan masyarakat di wilayah rawan.( Darmayani)





0 Komentar