Aceh Timur/Mitra 86 Sergap.Com
Sejatinya setiap manusia adalah pemimpin,yang pertama pemimpin terhadap dirinya sendiri dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya.Terutama bertanggung jawab terhadap Allah SWT.
Jadi kita harus menyadari bahwa setiap manusia itu pemimpin,menurut apa yang kita pimpin,yang jelas semuanya itu harus kita pertanggung jawabkan.
Oleh karena itu,untuk menjalani kehidupan harus lebih berhati- hati,karena jiwa kepemimpinan bisa di raih melalui keimanan serta pengendalian yang kuat,karena iman itu dinamis,dapat bertambah karena imannya kuat dan dapat hancur apa bila imannya tipis sehingga bisa melanggar moral dan norma norma agama.
Oleh karena itu,menjadi seorang pemimpin harus adil dan berkarakter kuat,ber pondasi iman kepada Allah SWT.
Menurut saya,pemimpin yang adil adalah pemimpin yang mampu mengambil keputusan dan kebijakan berdasarkan porsi yang tepat.
Selain itu,pemimpin yang adil harus bisa menegakkan,meluruskan dan memperbaiki segala kerusakan yang telah terjadi di Aceh.
Pertanyaannya,apakah di Nanggroe Aceh ini sudah ada pemimpin yang demikian..??? jawabannya ada di benak diri kita masing masing.
Coba bayangkan,di Indonesia sudah lahir 7 orang pemimpin negara,dari Suharto sampai Jokowi,sedangkan Prabowo belum tau gimana karakter dan gaya kepemimpinannya,7 pemimpin itu pasti berbeda gaya dan karakter cara memimpin.
Pertanyaan yang ke 2,kita sebagai warga negara Indonesia yang merdeka,apa yang dapat kita rasakan selama di pimpin oleh 7 orang tersebut...!!!Jawaban juga sama ada di benak diri masing masing.
Kini bagi bangsa Aceh sudah tiba saatnya untuk memilih pemimpin yang adil,baik dan berkarakter yang kuat,sebab pilkada sudah di ambang pintu,pilihlah pemimpin yang mampu mempersatukan bangsa,yang mampu mengayomi bangsa serta mampu memperbaiki apa yang sudah rusak.
Sebagian besar warga masyarakat Aceh di pusingkan oleh agensi politik,menjual barang tanpa bersegel,sehingga kasalah "nguet Ubat" (salah minum obat)akhirnya 5 tahun harus kita rasakan atas kepemimpinannya.
Karena pemimpin yang tidak amanah akan menyebabkan korupsi merajalela,pemimpin yang tidak memiliki karakter kuat akan menimbulkan masyarakat tidak beradap.
Selama ini warga masyarakat Aceh belum pernah menikmati pemimpin yang amanah,pemimpin yang mengayomi.
Faktanya,kemiskinan terus bertambah harga kebutuhan semakin mencekik di tambah lagi dengan angka pengangguran semakin tinggi dan yang anehnya penduduk Aceh banyak hijrah ke negeri Jiran,sedangkan Aceh mewah dengan hasil buminya.Lucu kan...?
Wajar saja jika angka kemiskinan dan pengangguran bertambah akan menyebabkan rusak moral,dalam ini siapa yang harus bertanggung jawab...!!!
Di tambah lagi tindakan korupsi oleh kaum pemegang kekuasaan,seperti tiada jera,selalu terjadi dan terus terulang bagaikan faktor sengaja,siapa yang harus kita salahkan.!!!
Memang menjadi pemimpin itu tidak mudah,sebab yang di pimpin masyarakat Aceh ban sigom Donya,namun bukan tidak mungkin suatu saat pasti akan lahir pemimpin Aceh yang ideal dan berkarakter kuat.
Kunci untuk menjadi pemimpin yang ideal adalah seorang pemimpin dan yang di pimpin harus bisa saling bersinergi dan berkolaborasi serta harus saling menyempurnakan.
Pemimpin yang ideal adalah solusi bagi bangsanya dan juga bagi negaranya yang terlihat selama ini sedang tidak baik.
Karena sebagus apapun seorang pemimpin jika tidak bisa berkolaborasi maka pasti akan muncul kebohongan belaka.
Jadi untuk kali ini harapan besar ada di pundak masyarakat Aceh untuk melihat para calon pemimpin,baik itu Gubernur maupun Bupati.
Ingat...!!! sebaik baik pemimpin adalah yang mampu menyingkirkan semua kebijakan yang tidak berkontribusi dengan rakyat.
Kali ini masyarakat Aceh harus bersikap cerdas dan bijak dalam memilih pemimpinnya,jangan hanya terbuai dengan janji dan omongan manisnya,namun harus di lihat dari unsur keturunannya.
Awas...jangan sampai salah menentukan pilihan,karena warga masyarakat Aceh kini butuh seorang pemimpin yang amanah dan berkarakter kuat.
""Isa.Ismail""






0 Komentar