Jajaran Polres Tanah Karo selama Bulan Ramadhan, gencar melaksanakan kegiatan kegiatan upaya preemtif dan preventif yang Humanis serta pendekatan masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas tetap kondusif.
Kegiatan yang di laksanakan salah satunya Safari Subuh, yang di laksanakan langsung oleh Kapolres Tanah Karo, AKBP. Wahyudi Rahman, S.H., S.I.K., M.M, di Mesjid Agung Kabanjahe, setelah pelaksanaan Subuh berjemaah, Minggu (17/03/2024).
Pada giat Safari Subuh tersebut, Kapolres Tanah Karo memberikan Tausiah, menyampaiakan sedikit pesan pesan ketaqwaan dan keimanan serta juga ajakan untuk tetap bersama menjaga Harkamtibmas di Kabupaten Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara.
Saat memberikan Tausiah, dirinya mengatakan, setiap insan harus mampu mewujudkan keiklhasan dalam setiap perbuatan menuju yang terbaik. Artinya bagaimana setiap diri mampu untuk jujur pada diri sendiri dalam setiap perbuatan serta juga sabar dalam melaksanakannya.
“Tentunya di dalam jujur ini juga di mulai dari bagaimana kita melakukan sesuatu di mulai dari alam fikiran hingga nyata dalam perbuatan, yang mana hal tersebut hanya diri sendiri dan Allah lah yang mengetahuinya,” kata Kapolres.
Terkadang sebagai umat Muslim, di katakan Kapolres, banyak yang lupa bahwa Rukun Iman yang keenam yakni percaya dengan Qadar dan Qodo (kepastian dan ketentuan Allah), berarti apa yang sudah terjadi pada diri masing-masing, itu sudah sesuai dengan ketentuan dan kehendak Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa. Dan apa yang ada pada di kehidupan di setiap diri pribadi di mulai dari kelahiran sampai kematian juga sudah tertulis sebelum diri pribadi ini di lahirkan.
“Jadi setiap manusia sudah ada takaran Rezeki masing-masing, untuk itu dalam setiap perbuatan kiranya kita tidak mambadingkan Rezeki kita dengan orang lain, apa lagi Rezeki atas dari perbuatan yang kita lakukan yang berhubungan dengan materi,” kata Kapolres.
Kapolres mengingatkan bahwa Rezeki tidak hanya selalu dari segi materi. Rezeki dari segi materi baik itu Harta, Pangkat, Jabatan atau pun kedudukan merupakan Rezeki yang tingkatannya paling rendah.(QODRI)






0 Komentar