BANDA ACEH — Semangat “Polisi Bersama Masyarakat, Melindungi, Mengayomi dan Melayani”
Menjadi pesan penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh, Agus Suriadi, menyampaikan harapan besar kepada Kapolri yang baru Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
Agar kepemimpinan ke depan mampu membawa institusi Polri semakin profesional, humanis, transparan dan benar-benar hadir untuk kepentingan masyarakat.
Menurut Agus, salah satu hal penting yang perlu menjadi perhatian Kapolri adalah pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja jajaran kepolisian di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes hingga satuan kewilayahan.
“Kami berharap Bapak Kapolri yang baru benar-benar melakukan pengawasan dan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja kepolisian di seluruh Indonesia.
Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan setiap anggota menjalankan tugas sesuai aturan,
Memberikan pelayanan terbaik dan benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat,” ujar Agus Suriadi.
Ia menilai, pengawasan yang kuat dan evaluasi yang objektif akan menjadi instrumen penting untuk memperbaiki kekurangan sekaligus memberikan penghargaan terhadap personel yang telah bekerja dengan baik dan penuh dedikasi.
Agus juga berharap mekanisme pengawasan internal maupun eksternal dapat berjalan secara konsisten, sehingga setiap laporan dan keluhan masyarakat memperoleh perhatian serta penanganan yang profesional.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama Polri. Karena itu, setiap persoalan yang menyangkut pelayanan, perilaku maupun kinerja anggota harus menjadi bahan evaluasi.
Jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak mendapatkan keadilan atau pelayanan sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Fast Respon Counter Polri DPW Aceh, lanjut Agus, siap mengambil bagian dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat dan institusi kepolisian.
Baginya, kritik yang disampaikan secara objektif bukan bentuk perlawanan terhadap institusi, melainkan bagian dari kontrol sosial dan upaya bersama untuk menghadirkan Polri yang semakin dipercaya masyarakat.
Agus Suriadi berharap kepemimpinan Kapolri yang baru dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembenahan institusi, meningkatkan profesionalisme personel,
Memperkuat pengawasan serta memastikan semangat Presisi benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
“Polisi kuat bukan hanya karena kewenangan yang dimiliki, tetapi karena kepercayaan masyarakat yang berhasil dijaga.
Mari membangun Polri yang semakin dekat dengan rakyat, tegas terhadap pelanggaran, namun tetap humanis dalam memberikan pelayanan,” pungkas Agus Suriadi.

.png)
0 Komentar