Ticker

6/recent/ticker-posts

Masyarakat Aceh Dihadapkan pada Cobaan Lingkungan: Banjir dan Asap Tebal

Langsa,mitra86sergap.com

Masyarakat Aceh kembali diuji dengan kondisi lingkungan yang tidak menentu. Hujan deras yang turun dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, sementara ketika hujan tidak turun, asap tebal justru menyelimuti udara.

 Situasi ini menimbulkan kebingungan dan keresahan di tengah masyarakat.

Advokat sekaligus pemerhati lingkungan Aceh, H. Hasan Basri, SH. MH, CPM. CPArb, yang berkantor Hukum dijalan Panglima Polem Kampung jawa Kota Langsa. menyampaikan keprihatinannya melalui saluran telepon kepada media Mitra86, Kamis (15/10). 

Ia menegaskan bahwa masyarakat kini berada dalam posisi sulit akibat fenomena alam yang berlawanan.

"Bagaimana tidak bingung, karena kalau hujan turun terus menerus terjadi banjir, kalau tidak ada hujan turun, asap tebal yang turun. Kenapa ini bisa terjadi, dimana peran pemerintah agar masyarakat bisa hidup nyaman,” ujar Hasan Basri

Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil langkah nyata untuk menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang. 

Penanganan banjir melalui perbaikan saluran air dan sistem drainase harus berjalan seiring dengan upaya mengatasi sumber kabut asap, baik dari aktivitas pembakaran lahan maupun faktor lain yang memperburuk kualitas udara.

Hasan Basri menekankan bahwa masyarakat berhak atas lingkungan yang sehat dan aman.

 “Pemerintah tidak boleh abai. Kenyamanan hidup warga adalah tanggung jawab negara,jangan biarkan masyarakat terus-menerus terjebak dalam lingkaran masalah lingkungan yang merugikan,” tambahnya.

Dengan kondisi yang semakin kompleks, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersinergi dalam menjaga lingkungan.

 Kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan partisipasi warga dinilai sebagai kunci agar Aceh dapat terbebas dari ancaman banjir maupun kabut asap yang berulang.
(Waled)

Posting Komentar

0 Komentar