Ticker

6/recent/ticker-posts

Klarifikasi Pengurus Pasar: Pagar & Pemindahan Akses Demi Ketertiban, Retribusi Sumber Perawatan Fasilitas


SUBULUSSALAM, 24 September 2026 — Terkait laporan kondisi Pasar Pagi Kota Subulussalam yang sempat memicu sorotan, Hasan selaku pengurus pasar memberikan klarifikasi secara terbuka kepada awak media.
 
Hasan menjelaskan bahwa pemasangan pagar di bekas lokasi lapak lama bukan tanpa alasan. Selama ini, banyak pedagang masih berdagang di lahan milik pribadi dan membayar retribusi kepada pemilik lahan, bukan ke pengelola pasar. Pagar tersebut dipasang guna mengarahkan seluruh pedagang untuk beraktivitas di kawasan Komplek Pasar agar tertib dan terpadu.
 
"Lahan tempat lapak lama itu milik pribadi. Selama ini pedagang membayar ke pemilik lahan, bukan ke pasar. Pagar kami pasang agar pedagang mau pindah ke Komplek Pasar, agar semuanya tertata di satu tempat," tegas Hasan.
 
Soal pemindahan lokasi parkir, Hasan menyampaikan bahwa hal itu dilakukan melalui musyawarah bersama warga, bertujuan menertibkan arus kendaraan. Lahan parkir lama juga merupakan milik pribadi warga, sehingga pengaturan ulang dianggap perlu demi keteraturan bersama.
 
Terkait keluhan kebersihan dan fasilitas, Hasan mengakui keterbatasan yang dihadapi:
 
"Kami sebagai pengurus sudah berusaha sebaik mungkin. Namun bagaimana kami merawat dan memperbaiki fasilitas pasar jika tidak ada pendapatan dari retribusi? Dana dari retribusi itulah yang kami gunakan untuk menjaga kebersihan, merawat tempat ibadah, dan memperbaiki sarana umum. Dengan pengaturan baru ini, kami berharap ke depannya bisa melayani dan menyediakan fasilitas yang jauh lebih baik dan layak untuk semua."
 
Mengenai kondisi Mushola yang dinilai kurang terawat, Hasan berjanji akan segera memperbaikinya:
 
"Memang karena banyaknya orang yang keluar-masuk tempat tersebut, kebersihannya agak terabaikan. Kami sadar itu tanggung jawab kami, dan kami akan segera membenahinya agar kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan untuk beribadah."
 
Klarifikasi ini melengkapi gambaran kondisi di lapangan, di mana kedua belah pihak — pedagang maupun pengurus — memiliki kepentingan yang sama: agar pasar menjadi tempat yang layak, bersih, dan sejahtera. Diharapkan ke depannya dapat terjalin kesepahaman yang baik antara pengurus, pedagang, dan pihak terkait, sehingga Pasar Pagi Kota Subulussalam benar-benar menjadi kebanggaan warga.(IP)****

Posting Komentar

0 Komentar