Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat melalui Program Polantas Menyapa. Program yang dijalankan oleh Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) ini menjadi salah satu strategi preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin di berbagai ruas jalan utama dan titik-titik strategis yang memiliki tingkat mobilitas kendaraan tinggi di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran personel Sat PJR tidak hanya berfokus pada pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan penuh humanisme.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat PJR menyapa para pengguna jalan, memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, sekaligus mengingatkan pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Imbauan yang disampaikan meliputi kewajiban membawa surat-surat kendaraan yang sah, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta menjaga kecepatan sesuai batas yang telah ditentukan.
Selain memberikan edukasi, personel juga membantu pengguna jalan yang membutuhkan pertolongan, memberikan informasi lalu lintas, hingga mengatur arus kendaraan saat terjadi kepadatan maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Langkah tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Program Polantas Menyapa merupakan implementasi nyata transformasi pelayanan Polri Presisi yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat.
“Program Polantas Menyapa kami hadirkan sebagai sarana mendekatkan polisi lalu lintas dengan masyarakat. Melalui kegiatan pengaturan arus lalu lintas dan penyampaian edukasi secara langsung, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar,” ujar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq S.H.S.I.K.M.H., Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, pendekatan preventif melalui edukasi akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan sekadar penegakan hukum semata. Kesadaran masyarakat yang tumbuh dari pemahaman diyakini mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat mematuhi aturan bukan karena takut ditilang, tetapi karena memahami bahwa setiap aturan dibuat untuk melindungi keselamatan semua pengguna jalan. Keselamatan harus menjadi budaya dan kebutuhan bersama,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Disiplin kecil seperti menggunakan helm, mengenakan sabuk pengaman, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, hingga melengkapi surat kendaraan dapat menyelamatkan nyawa. Keselamatan adalah investasi yang tidak ternilai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumbar menilai komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Kami percaya bahwa pelayanan yang humanis, komunikasi yang santun, serta edukasi yang dilakukan secara konsisten akan melahirkan masyarakat yang semakin sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas. Ketika kesadaran tumbuh, maka pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan secara signifikan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk implementasi Polri Presisi.
“Kami berkomitmen menghadirkan polisi lalu lintas yang profesional, responsif, humanis, dan selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan. Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan bersama,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan Program Polantas Menyapa tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga meningkatnya kesadaran masyarakat untuk saling menghormati sesama pengguna jalan.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa jalan raya adalah ruang bersama. Sikap saling menghargai, saling mengalah, serta mematuhi aturan akan menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi semua,” tambahnya.
Program Polantas Menyapa juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Ditlantas Polda Sumbar dalam mendukung terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Sumatera Barat. Melalui pendekatan yang mengedepankan edukasi dan pelayanan, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan.
Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan jalan raya yang aman, nyaman, dan berkeselamatan. Dengan semangat Polri Presisi, Program Polantas Menyapa akan terus dioptimalkan melalui berbagai kegiatan pelayanan, edukasi, patroli, pengaturan arus lalu lintas, serta pendekatan humanis yang semakin dekat dengan masyarakat.(QDRI)

.png)
0 Komentar