Aceh Tamiang – mitra86sergap. com

Desa Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, masih menyimpan luka mendalam akibat banjir besar yang melanda pada November lalu. Selain merusak infrastruktur, bencana tersebut meninggalkan jejak trauma psikologis, terutama pada anak-anak dan remaja.

 Dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung Februari–Maret 2026, mahasiswa hadir untuk mendampingi warga melalui program pemulihan psikososial yang terstruktur.

Program ini terdiri dari enam sesi utama yang dirancang untuk memulihkan rasa aman dan memperkuat resiliensi. Setiap sesi menghadirkan aktivitas kreatif seperti permainan, menggambar, latihan pernapasan, hingga refleksi emosional.

 Anak-anak diajak menggambar “rumah aman” sebagai simbol kenyamanan, melukis sosok penjaga agar tidak merasa sendiri, serta berlatih mengelola rasa takut melalui teknik regulasi emosi.

Sesi “Aku Punya Kekuatan” menjadi momen penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan self-efficacy, mengingatkan bahwa tubuh dan pikiran dapat membantu menenangkan hati.

 Selain itu, sesi “Siaga Bencana” membekali anak-anak dengan langkah dasar menghadapi banjir, agar rasa takut berganti dengan kesiapan.

 Program ditutup dengan “Pesta Keberanian” yang menghadirkan suasana gembira melalui puisi, nyanyian, dan doa bersama, sebagai refleksi perjalanan emosional sekaligus penguatan resiliensi.

Kehadiran mahasiswa sebagai fasilitator tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memberikan pengalaman katarsis ringan melalui media gambar dan permainan sederhana. Program ini terbukti efektif bagi anak usia sekolah dasar maupun remaja SMA, yang tidak hanya bermain tetapi juga belajar mengenali dan mengatur emosi mereka.

Meski demikian, hambatan tetap muncul. Beberapa anak yang masih sangat traumatis menunjukkan respon panik mendadak saat mendengar suara hujan, menandakan bahwa luka emosional akibat banjir masih segar. Hal ini menjadi catatan penting bahwa proses pemulihan psikososial membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan berkelanjutan.

Dengan semangat pengabdian, kegiatan KKN di Desa Pantai Cempa menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi dapat hadir langsung di tengah masyarakat, membantu mereka bangkit dari bencana, dan menumbuhkan harapan baru bagi generasi muda.
(Red)