Aceh Timur/www mitra 86 sergap com.
Realisasi program bantuan lembu megang di Aceh Timur mendapatkan sorotan publik dan menjadi Omelan warga,karena nilai anggarannya yang di salurkan numanyan besar,di sebutkan mencapai lebih dari 70 miliyar.
Warga meminta pengawasan ketat di lakukan sejak dari tahan pengadaan hingga sampai distribusi,guna mencegah pratik Mark Up harga dan manipulasi data maupun pembelian fiktif.
Di takutkan dalam program bantuan daging megang yang di salurkan oleh presiden tersebut membuka peluang atau lapangan Mark Up bagi pengelola anggaran di daerah masing masing.Jangan mencari job dan kesempatan untuk mencuri di balik penderitaan orang lain.
Untuk itu,kita berharap kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait agar mengawal dari transaksi pembelian lembu hingga penyembelihan dan penyaluran.
Sebab kerap terjadi asal ada musibah di Aceh,rakyat yang menderita di duga pihak terkait yang mendapatkan keuntungan,ini memang sudah menjadi tradisi bagi pemangku kekuasaan,artinya,yang sengsara dan yang menderita rakyat,yang memetik dan meraup keuntungan orang lain,ini yang kita kuwatirkan.
Menurutnya,program bantuan ini berawal dari permintaan pemerintah Aceh melalui Gubernur Muzakir Manaf kepada presiden Prabowo Subianto untuk mendukung tradisi dan adat istiadat megang di wilayah Nanggroe Aceh.
Tujuannya hanya untuk membantu masyarakat korban banjir bandang agar memperoleh daging megang di masa panik.
Warga meminta seluruh pihak ikut mengawal agar program sosial tersebut tersalur tepat sasaran dan tidak di selewengkan.Ungkap warga
Harapan warga,distribusi ternak dan pemotongan di minta di lakukan secara terbuka dengan melibatkan perangkat Gampong serta unsur masyarakat agar bisa di saksikan oleh publik.
Dengan pengawasan berlapis dan pelaksanaan sesuai juknis,maka program bantuan daging megang di harapkan berjalan dengan baik,akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi warga penerima.
( G u b e s 86 ).





0 Komentar