Batang Toru, mitra86sergab.com
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kemanusiaan melalui BKO Polda Sumatera Utara pada Operasi Aman Nusa II, personel Batalyon-C Satuan Brimob melaksanakan kegiatan penanggulangan dan penanganan dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya di Kecamatan Batang Toru, Minggu (15/02/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di dua lokasi terdampak, yakni Desa Garoga dan Desa Aek Ngadol. Kehadiran personel Brimob tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik pascabencana, tetapi juga memberikan dukungan moral, sosial, dan spiritual bagi masyarakat yang tengah bangkit dari situasi sulit.
Di Desa Garoga, personel Brimob bahu-membahu bersama warga melaksanakan pengecoran bagian depan kamar mandi Masjid Taqwa Garoga. Selain itu, anggota juga membersihkan bagian dalam masjid beserta fasilitas sanitasi agar rumah ibadah dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.
Tidak hanya itu, kepedulian Brimob juga diwujudkan melalui bantuan pembangunan rumah warga milik Bapak Ikhsan Hasibuan yang sebelumnya terdampak bencana. Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong, menunjukkan sinergi kuat antara aparat dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan lingkungan tempat tinggal.
Untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan, personel juga menggelar dapur lapangan yang menyiapkan serta menyalurkan makanan kepada masyarakat terdampak. Kehadiran dapur lapangan ini menjadi wujud nyata pelayanan kemanusiaan Polri, sekaligus meringankan beban warga di tengah proses rehabilitasi.
Di lokasi lain, personel yang beragama Kristen melaksanakan ibadah Minggu di Gereja GPKIN Aek Ngadol dan Gereja GKPA Aek Ngadol. Kegiatan ibadah berlangsung khidmat dan lancar, mencerminkan terjaganya nilai toleransi dan keberagaman dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh DANKI-1 Penugasan AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H., yang mengoordinasikan seluruh personel dan peralatan kerja berupa cangkul, sekop, serta beko sorong untuk mendukung percepatan rehabilitasi sarana masyarakat. Hingga saat ini, pembangunan rumah warga masih dalam proses pengerjaan, sementara pengecoran fasilitas masjid telah mencapai sekitar 90 persen penyelesaian.
Masyarakat setempat menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan kepedulian personel Brimob yang tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat serta rasa aman. Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai menjadi energi positif dalam mempercepat pemulihan pascabencana.( Darmayani)





0 Komentar