Langsa Baro, mitra86sergap. com
Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan mewarnai malam pertama Ramadhan 1447 H di Masjid Jami’ Nurul Iman, Dusun Utama Paya Bujok Seulemak, rabu(18/2)
Ratusan jamaah, laki-laki maupun perempuan, memadati masjid yang dikenal dengan arsitektur indah serta kebersihan yang selalu terjaga.
Usai shalat Isya, Ketua BKM Prof. Muzakkir Samidan menyampaikan sambutan sekaligus tausyiah,dengan sapaan hangat “Ahlan wa sahlan, marhaban ya Ramadhan”, beliau mengajak jamaah menyambut bulan suci dengan rasa syukur dan kegembiraan.
Prof. Muzakkir menegaskan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, pada malam pertama Ramadhan pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan Allah SWT mengampuni dosa hamba-Nya yang berpuasa serta beribadah dengan ikhlas.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa pengurus BKM telah memperbaiki akses jalan menuju masjid serta memperindah bangunan berkat donasi masyarakat, demi kenyamanan jamaah sepanjang Ramadhan. Beliau mengajak umat untuk meningkatkan intensitas ibadah, tidak hanya shalat tarawih, tetapi juga tadarus Al-Qur’an, sedekah, dan memakmurkan masjid secara berkelanjutan.
Di akhir sambutan, Prof. Muzakkir atas nama pribadi dan pengurus BKM menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan, seraya berharap Allah SWT menerima amal ibadah seluruh jamaah.
Sekretaris BKM, H. Hasan Basri, SH., MH., menambahkan bahwa selama Ramadhan, Masjid Jami’ Nurul Iman juga akan menggelar program tausyiah ba’da Subuh setiap hari.
Kegiatan ini diisi oleh Ustad Drs. H. A. Kardi Rasyid, SH., MH., pensiunan dosen Universitas Samudra, dengan tema “Beramal dan Berdoa Karena Engkau Butuh Allah SWT”.
Dalam tausyiah perdana, Ustad Kardi menekankan pentingnya niat dalam setiap amal. “Beramal tanpa niat akan kacau, karena amal tergantung niat,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa hasil yang haram tidak dapat dijadikan amal meski diniatkan baik, serta menekankan doa sebagai kewajiban dalam setiap aktivitas, baik pribadi maupun bersama.
Amatan mitra86 menunjukkan, baik shalat tarawih malam pertama maupun shalat Subuh keesokan harinya Masjid Jami' Nurul Iman dipenuhi jamaah, antusiasme masyarakat mencerminkan semangat menyambut Ramadhan dengan penuh keimanan, kebersamaan, dan harapan akan keberkahan sepanjang bulan suci.
(Said)





0 Komentar