Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya, S.IK., dan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih bersama Forkopimda menghadiri dan menyaksikan acara ritual penyambutan Dewa-Dewi turun dari langit yang dilaksanakan Yayasan Kelenteng Jiu Li Dong Kota Tebingtinggi dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026, Jumat (20/2/2026).
Acara yang berlangsung di Kelenteng Jiu Li Dong, Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi – Sumut, tampak dihadiri Sekdako Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Pabung Kodim 0204/DS Kapten Inf. PM. Simanjuntak, Kasat Intelkam Polres Tebingtinggi Iptu Aswan Ginting Suka, S.H., Kadishub Kota Tebingtinggi Drs. Justin Hutapea, Pengurus Kelenteng Jiu Li Dong, Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Tokoh Agama Buddha dan Masyarakat Kota Tebingtinggi.“Jumlah pengunjung yang hadir mencapai 500 orang umat Budha dari Kota Medan dan Kota Tebingtinggi,” ungkap Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Mulyono, Sabtu (21/2).
Rangkaian kegiatan ritual dimulai dengan sembahyang, membakar alat alat sembahyang yang lama, pembersihan Kelenteng, pertunjukan Barongsai dan diwarnai penyalaan kembang api.
“Acara juga diisi dengan pertunjukan 9 Barongsai dengan rincian 8 jenis singa dan 1 jenis naga,” sambung Kasi Humas.
Adapun penyalaan kembang api dan pertunjukan Barongsai menandakan bahwa para dewa dan dewi turun dari istana langit ke dunia setelah selesai membuat laporan tahunan tentang perilaku baik buruknya suatu keluarga di bumi ke hadapan Raja Langit.
“Kegiatan ini merupakan sebuah ritual tahunan yang digelar hanya setahun sekali pada hari ke-4 bulan pertama Imlek dengan harapan para Dewa dan Dewi yang turun dari langit membawa berkah dan perdamaian bagi seluruh umat di dunia,” tutup Kasi Humas.(QDRI)





0 Komentar